AYOJAKARTA.COM - Sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J kembali digelar hari ini.
Pada sidang lanjutan kali ini, digelar untuk terdakwa Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Maruf.
Persidangan kali ini juga masih dengan agenda yang sama yakni mendengarkan keterangan saksi.
Terdapat 10 saksi yang dihadirkan dalam sidang lanjutan terdakwa Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Maruf yang digelar hari ini.
Fakta-fakta baru yang mengejutkan terkait kematian Brigadir J juga kembali muncul dalam proses persidangan.
Fakta baru tersebut salah satunya muncul dari keterangan saksi yakni Bripka Danu Fajar.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok @breakingnews66 pada (21/11/22), Bripka Danu Fajar merupakan anggota Unit Identifikasi Satreskrim Polres Metro Jakarta Selatan.
Bripka Danu Fajar dihadirkan dalam persidangan untuk memberikan keterangan, mengingat Danu merupakan anggota yang kala itu bertugas melakukan identifikasi terhadap jenazah Brigadir J.
Dalam keterangannya, Bripka Danu Fajar menuturkan hal yang mengejutkan pada saat dirinya melakukan identifikasi disaat Brigadir J dinyatakan telah tewas.
Bripka Danu Fajar menyampaikan kepada hakim jika dirinya merasa janggal dengan kematian Brigadir J.
Kemudian saat diminta oleh hakim untuk menjelaskan hal tersebut, Bripka Danu Fajar menyebut ada 4 kejanggalan yang ia temui pada saat menangani jenazah Brigadir J.
Baca Juga: Cek Fakta Terbaru, Saksi Sebut Ricky Rizal Menerima Uang 200 Juta Setelah Brigadir J Tewas Ditembak
1. Tidak menemukan barang pribadi Brigadir J
Bripka Danu Fajar menyampaikan kepada hakim kecurigaan pertamanya saat tidak menemukan barang-barang pribadi milik Brigadir J sebagai korban di TKP.
“Pertama saya di TKP tidak menemukan barang-barang dari milik korban”, jelas saksi Bripka Danu.
2. Tidak melihat tetesan darah di lokasi baku tembak
Seperti yang diinformasikan sebelumnya, disebutkan jika Brigadir j tewas setelah baku tembak dengan Richard Eliezer.
Namun saksi Bripka Danu Fajar merasa janggal karena sama sekali tidak menemukan tetesan atau ceceran darah di lokasi baku tembak, darah hanya ditemukan menggenang di jenazah Brigadir J.
“Terus arah tembakan itu tidak berceceran darah, tidak ada tetesan atau ceceran darah di bawah hanya bergenang satu titik darah itu aja di tubuh jenazah yang mulia” ujar Bripka Danu Fajar.
Baca Juga: Ngeri! 7 Luka Tembak Brigadir J Sebabkan Jasadnya Bersimbah Darah, Begini Penjelasan Polisi
3. Tidak melihat lubang bekas tembakan pada tembok
Kejanggalan berikutnya yang dirasakan oleh Bripka Danu Fajar adalah tidak adanya bekas tembakan pada tembok, sewajarnya baku-tembak.
“Tidak adanya lubang-lubang dari arah tembakan dari atas ke bawah itu gak ada ditemukan lubang juga itu” tutur Bripka Danu Fajar pada hakim.
4. Jenazah Brigadir J mengenakan masker
Kecurigaan terakhir, saat Bripka Danu membalikkan jenazah Brigadir J dan terlihat masih menggunakan masker.
“Waktu saya pas membalikkan jenazah itu memakai masker itu yang mulia, sempat ada curiga kok aneh dia pakai masker gitu yang mulia” ujar Bripka Danu membeberkan keterangannya.
Selain itu, Bripka Danu Fajar juga menuturkan jika kejanggalan tersebut langsung dapat ia rasakan saat menangani jenazah Brigadir J.
Bripka Danu juga mengaku sempat menyampaikan kejanggalan tersebut kepada Kasatreskrim, namun tidak ada respon sama sekali.
“Untuk menyadari itu sebelumnya dari melakukan olah TKP itu saya sudah merasa ada kejanggalan pas itu ada Kasatreskrim juga sempat saya bilang Ndan mohon ijin ada korban pakai masker saya gituin yang mulia, ya pada saat itu pada diem semua gak ada yang mau ngomong yang mulia” jelas Bripka Danu Fajar.***