Dianggap Tak Profesional, Ridwan Soplanit Diminta Hakim Berkata Jujur Apa yang Diketahui di Kasus Brigadir J

Dianggap Tak Profesional, Majelis Hakim Minta Ridwan Soplanit (baju putih) untuk Berkata Jujur Soal Apa yang Diketahui
Dianggap Tak Profesional, Majelis Hakim Minta Ridwan Soplanit (baju putih) untuk Berkata Jujur Soal Apa yang Diketahui

AYOJAKARTA.COM - Sidang lanjutarn kasus pembuhan Brigadir J kembali digelar hari ini Senin (21/11/2022) setelah ditunda sepekan. 

Sidang lanjutan hari ini merupakan sidang dari tiga terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J yakni Bharada E, Bripka RR, dan Kuat Maruf. 

Di setiap sidang, tentunya akan ada hal menarik yang selalu jadi sorotan publik. 

Baca Juga: Cek Fakta Terbaru, Saksi Sebut Ricky Rizal Menerima Uang 200 Juta Setelah Brigadir J Tewas Ditembak

Untuk sidang kali ini, hal yang cukup menyita perhatian adalah kesaksian yang disampaikan oleh mantan Kasat Reskrim Ridwan Rhekynellson Soplanit.

Dalam kesaksiannya, Ridwan Rhekynellson Soplanit sempat ditegur oleh Majelis Hakim. 

Dilansir AyoJakarta.com dari tayangan kanal YouTube Kompas TV, Majelis Hakim menyebut bahwa Ridwan Rhekynellson Soplanit tidak profesional. 

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Bilang Uang Ratusan Juta Brigadir J Lenyap, Ternyata Masuk ke Rekening Orang Ini

"Saudara saksi, tadi sudah ditanya oleh anggota majelis, bahwa saudara dianggap tidak profesional," ujar Majelis Hakim.

Bahkan, Majelis Hakim juga bertanya kepada Ridwan Rhekynellson Soplanit sudah berapa lama menjadi kasat Reskrim.

"6 bulan yang mulia," jawab Ridwan.

Baca Juga: Ngeri! 7 Luka Tembak Brigadir J Sebabkan Jasadnya Bersimbah Darah, Begini Penjelasan Polisi

Majelis Hakim juga bertanya mengenai latar belakang pendidikan Ridwan Soplanit.

Ridwan Soplanit menjawab bahwa dirinya menempuh pendidikan Taruna tahun 2004.

"Saudara sudah mengikuti pendidikan, untuk jadi Kapolres itu pendidikannya apa? tanya Majelis Hakim lagi.

Baca Juga: Mengejutkan! Saksi Ini Beberkan Fakta, 3 Hari Setelah Meninggal Tabungan Brigadir J Dikuras

"Seskrim yang mulia," jawab Ridwan Soplanit.

Ridwan pun mengatakan bahwa dirinya sudah mengikuti pendidikan Seskrim.

Namun Majelis Hakim mengatakan bahwa status Ridwan masih tertunda.

Baca Juga: Misteri Pemindahan Uang Rp200 Juta dari Rekening Brigadir J kepada Ricky Rizal, Siapa yang Melakukan?

"Betul yang mulia," jawab Ridwan.

"Artinya tertunda, karena dianggap saudara tidak profesional, itu kan cerita lalu, sekarang saudara merasa rugi nggak?" tanya Majelis Hakim lagi.

"Rugi yang mulia," kata Ridwan.

Baca Juga: Terungkap! Ricky Rizal Menerima Transfer Rp200 Juta dari Rekening Brigadir J Usai Penembakan

Majelis Hakim lantas meminta agar Ridwan menceritakan semua yang dia ketahui di kasus Ferdy Sambo ini.

"Ceritakan semua yang saudara ketahui, nggak usah kau tutup-tutupi, kenapa tadi tengak-tengok ke belakang , semcam kayak masih ada beban, beban apa lagi," ucap Majelis Hakim.

"Tidak ada yang mulia," jawab Ridwan.

Baca Juga: CEK FAKTA : Ferdy Sambo Berkepribadian Ganda hingga Putri Candrawathi Menggoda Brigadir J

Sebab, Majelis Hakim menilai bahwa Ridwan seharusnya adalah orang yang pertama mengetahui kasus ini karena telah melakukan olah TKP.

"Ceritakan apa yang Anda alami, jangan hanya persidangan ini, persidangan berikutnya Anda ceritakan," perintah Majelis Hakim.

Mendengar pernyataan Majelis Hakim, Ridwan mengatakan akan siap mengatakan sejujur-jujurnya di persidangan selanjutnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Ridwan Rhekynellson Soplanit
# Ridwan Soplanit
# Bripka RR
# Kuat Maruf
# Brigadir J
# Bharada E
# Ferdy Sambo
# pembunuhan
# Majelis Hakim

News Update

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.