News

China Lockdown Lagi! Hingga Lebih dari 10.500 Kasus Covid yang Dilaporkan

Oleh: Desta Nurwati Siamyah Sabtu 12 Nov 2022, 08:31 WIB
Update Kasus Covid-19 per tanggal 25 Oktober 2022 yakni pasien Covid dengan varian XBB bertambah menjadi 4 orang

AYOJAKARTA.COM - Setelah kabar varian baru XBB, kasus Covid-19 di China kembali bangkit hingga akhirnya mencapai rekor kasus tertinggi terhitung sejak April 2022.

Pemerintah China akhirnya memberlakukan sistem lockdown dan berbagai pembatasan lainnya untuk menghambat kasus Covid-19 yang kembali meningkat.

Protokol kesehatan semakin ketat digalakkan, akses tempat-tempat umum dibatasi dan dilakukan penerapan tes Covid masal di ruas-ruas jalan di China.

Baca Juga: Jangan Lupa! Hari Ayah Nasional, Begini Sejarahnya

Pemerintah China dengan tegas memberlakukan lockdown di beberapa kota untuk mengurangi penyebaran kasus Covid-19 yang trennya terus memuncak. Salah satunya dengan menutup beberapa wisata di Beijing dan dilakukan tes masal di jalan-jalan.

Saat ini sebagaian besar tempat menggunakan hasil tes negatif Covid-19 selama 24 jam bagi masyarakat sebagai syarat untuk masuk ke area umum. Diantaranya seperti untuk masuk ke blok perkantoran hingga tempat rekreasi di kota Beijing.

Pemerinta China melaporkan 10.535 kasus penularan domestik Covid-19 pada Kamis, 10 November 2022, ini termasuk rekor tertinggi sejak 29 April 2022.

Baca Juga: Viral! Video Brigadir J dan Bharada E Angkat Tumpeng di Anniversary Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi

Menurut otoritas kesehatan China, infeksi baru yang ditularkan secara lokal meningkat menjadi 7.475 pada 7 November, naik dari 5.496 sehari sebelumnya.

Dikabarkan wilayah pemegang rekor tertinggi jumlah kasus Covid-19 di China yakni pada wilayah Beijing dan Zhengzhou.

Catatan laporan kasus tersebut menjadi rekor tertinggi sejak 1 Mei 2022, dan Guangzhou menyumbang hampir sepertiga dari infeksi kasus baru Covid-19.

Guangzhou, ibu kota provinsi Guangdong, melaporkan 2.377 kasus lokal baru pada 7 November. Dimana jumlah tersebut naik dari 1.971 yang tercatat di hari sebelumnya.

Baca Juga: Harga Rokok Naik Lagi! Cek Berapa, Kapan, dan Apa Alasannya di Sini

Laporan peningkatan kasus tersebut yang menjadi sangat drastis dari peningkatan dua digit sejak minggu lalu.

Kota Shanghai termasuk yang menerapkan lockdown pada bulan April dan Mei 2022 setelah melaporkan beberapa ribu infeksi baru setiap hari pada minggu terakhir bulan Maret.

Di Beijing, terdeteksi 64 infeksi lokal baru, peningkatan ini lebih kecil dibandingkan Guangzhou dan Zhengzhou.

Namun hal ini cukup untuk memicu ledakan tes PCR baru bagi banyak penduduknya dan membatasi fasilitas umum dengan penerapan lockdown lebih banyak di bangunan dan lingkungan.

Baca Juga: Masih Dibuka, Jadwal dan Alur Seleksi Pendamping Sosial PKH 2022 Kemensos

Zhengzhou, ibu kota provinsi Henan tengah juga melaporkan 733 kasus lokal baru per 7 November 2022, dimana jumlah ini lebih besar dua kali lipat dari hari sebelumnya.

Selain itu, kota metropolis barat daya Chongqing melaporkan 281 kasus lokal baru, juga lebih besar dua kali lipat dari 120 kasus sehari sebelumnya.

Sementara di wilayah penghasil batubara yakni Inner Mongolia , kota Hohhot melaporkan 1.760 kasus lokal baru untuk 7 November, naik dari 1.013 kasus sehari sebelumnya.***

Reporter Desta Nurwati Siamyah
Editor Dian Naren