News

Datang ke Rumah Duren Tiga, Begini Kesaksian AKBP Ari Cahya Nugraha Tentang Kematian Brigadir J

Oleh: Cita Aryani. M Kamis 27 Okt 2022, 22:26 WIB
Hendra Kurniawan vs Acay soal perintah Ferdy Sambo amankan CCTV

AYOJAKARTA.COM--Persidangan obstruction of justice atas pembunuhan Brigadir Nopriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir J dengan terdakwa Hendra Kurniawan, terus bergulir.

Kali ini persidangan tersebut beragendakan pemeriksaan saksi atas nama AKBP Ari Cahya Nugraha alias Acay.

Baca Juga: Nggak Nyangka! Putri Chandrawati Ikut Menembak Brigadir J? Ini Pengakuan Kuasa Hukum Ferdy Sambo

Sebelumnya, mantan Kanit I Subdit III Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum) Bareskrim Polri itu membenarkan telah ditelepon Ferdy Sambo setelah kematian Brigadir J yaitu pada 8 Juli 2022.

Dalam kesaksiannya, Acay menceritakan tentang momen ketika pertama kali dihubungi langsung Ferdy Sambo lewat telepon pada 8 Juli 2022.

Saat itu, ia sedang berada di Bareskrim Polri.

Baca Juga: Kesaksian AKBP Acay Saat Dipersidangan, Ungkap Detik-detik Dirinya Diperintah Ferdy Sambo ke TKP

Awalnya, Acay mengaku tidak mengetahui tujuan Sambo meneleponnya pada waktu itu. Karena saat itu FS hanya telepon dan memerintahkan untuk segera datang ke rumah.

Kemudian Acay mengajak AKP Irfan Widyanto yang merupakan bawahannya untuk bergegas menemui Ferdy Sambo.

Baca Juga: Detik-detik Majelis Hakim Salah Sebut Nomor Register Perkara jadi Nomor Rekening di Sidang Ferdy Sambo

Namun saat itu, mereka hanya mendatangi rumah Ferdy Sambo yang berada di Jalan Bangka, Kemang, karena setahu Acay, rumah Ferdy Sambo itu berada di Jalan Bangka.

Ketika mereka sampai di rumah tersebut kondisi rumah dalam keadaan sepi dan tidak aktivitas apapun.

Baca Juga: Eksepsi Ferdy Sambo Ditolak, Dari Judi Online hingga Narkoba Diungkap Oleh Kamaruddin Simanjuntak

Lalu Acay pun berinisiatif menelepon sopir Ferdy Sambo yaitu Daden namun tidak diangkat.

Selang lima hingga 10 menit, Daden menelepon balik dan Acay menjelaskan bahwa dirinya diperintahkan menghadap Ferdy Sambo ke rumah.

“Saat saya sampai di rumah Bangka Kemang kok tidak ada aktivitas. Daden pun menjelaskan bahwa posisi Pak Kadiv Propam ada di rumah Duren Tiga,” katanya.

Baca Juga: Seluruh Eksepsi Ferdy Sambo Ditolak, Hakim Minta JPU Hadirkan 12 Saksi ke Sidang Pekan Depan

Lantas setelah ditelpon sopir tersebut mereka menuju rumah dinas di Duren Tiga.

Sesampainya di sana mereka melewati pagar, Acay melihat Ferdy Sambo berada di meja sedang merokok sendirian.

Baca Juga: Akhirnya Kuasa Hukum Bharada E Ungkap Fakta Terkait Penembakan Brigadir J, Ronny Talapessy Sudah Siapkan Ini

Ia juga menjelaskan bahwa Ferdy Sambo menampilkan raut wajah yang tidak seperti biasanya saat mereka datang ke rumah tersebut.

Sementara itu, dalam pengakuannya ia berada di posisi dapur.  Lalu ia melihat ada sosok yang tergeletak di sebelah tangga dan pada akhirnya ia pun mencoba untuk memberanikan diri bertanya kepada Ferdy Sambo dan dijawab bahwa itu Brigadir J.

Baca Juga: Belajar dari Sidang Lanjutan Bharada E, Ini Bedanya Indirect Evidence dan Direct Evidence

“Saya diajak dari dapur ke ruang tengah, ada orang tergeletak di dekat tangga. Jarak saya sekitar lima meter dari jasad Brigadir J,” ungkap Ari Cahya pada persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan yang dikutip di metrotvnews, Kamis (27/10/2022).

“Saya bilang mohon maaf itu siapa jendral,” katanya saat bertanya pada FS.

“Itu Yosua kata FS,” jelas Acay kembali.

Reporter Cita Aryani. M
Editor Kiki Dian Sunarwati