AYOJAKARTA.COM--Bharada E atau Richard Eliezer menjadi salah satu tersangka penembakan Brigadir J.
Bharada E telah menjalani sidang pembacaan dakwaan dan pemanggilan 12 saksi oleh Jaksa Penuntut Umum.
Baca Juga: Eksepsi Ferdy Sambo Ditolak, Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J Kembali Dilanjut
Kuasa Hukum Bharada E, Ronny Talapessy membeberkan dugaan fakta terkait penembakan Brigadir J.
Brigadir Yosua terbunuh di tangan rekan kerja dan atasannya sendiri Ferdy Sambo.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Official iNews, Ronny Talapessy selaku kuasa hukum membenarkan atas tindakan penembakan tersebut.
Baca Juga: Belajar dari Sidang Lanjutan Bharada E, Ini Bedanya Indirect Evidence dan Direct Evidence
“kami menyampaikan bahwa kami tidak mengajukan nota keberatan eksepsi karena apa perbuatan yang dilakukan oleh klien kami betul, kami tidak mengelak melakukan penembakan,” kata Ronny Talapessy.
Namun kuasa hukum Richard menyebutkan bahwa penembakan itu merupakan atas perintah atasannya.
“Tapi dasarnya apa, berdasarkan perintah,” kata Ronny.
Terkait kasus perencanaan pembunuhan Brigadir Yosua, kuasa hukum Richard Eleizer secara tegas tidak membenarkan hal tersebut.
“Tidak , perlu kita tegaskan bahwa faktanya adalah klien kita tidak terlibat dalam perencanaan,” ungkapnya.
Motif yang dilakukan oleh Richard Eliezer murni disebutkan atas dasar perintah sang atasan.
“Ada namanya relasi kuasa bayangkan saja Bharada tingkat dua berhadapan dengan Jenderal,” kata Ronny.
Untuk itu telah disiapkan para ahli dan menyiapkan saksi untuk meringakan hukuman
Baca Juga: Sidang Lanjutan Bharada E Berlangsung Hening, Sempat Disiarkan Tanpa Audio, Kenapa?
“Kita sudah menyiapkan ahli dan saksi yang meringankan nanti datang dari Manado yah ,” ungkapnya.
Sebelumnya Richard Eliezer telah meminta maaf kepada keluarga korban di depan awak media.
Pengacara Bharada Richard Eliezer dengan adanya permohonan maaf dari kliennya bisa membuat dirinya tenang.***

Share this article
Kuasa hukum Bharada E, Ronny Talapessy mengungkap fakta terkait penembakan brigadir J, dan sudah mempersiapkan hal ini.