AYOJAKARTA.COM - Proses hukum pembunuhan berencana terhadap Brigadir J mulai menuju klimaks.
Saat ini seluruh tersangka pembunuhan yaitu Ferdy Sambo cs telah diserahkan ke pihak kejaksaan.
Hal ini tentu saja membuat langkah para tersangka menuju meja hijau semakin dekat.
Apalagi disampaikan oleh Jampidum Kejagung bahwa kejaksaan akan memproses perkara Ferdy Sambo cs ini dengan cepat.
Hal tersebut bertujuan agar segera menemukan titik terang muara dari kasus Ferdy Sambo tersebut dan juga keadilan bagi semua pihak.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun TikTok @Irma Hutabarat pada Kamis (6/10/2022), terlihat dalam unggahan video tersebut saat Ferdy Sambo CS diserahkan ke pihak kejaksaan.
Para tersangka ini diinformasikan tiba di kejagung RI sekitar pukul 11.44 WIB dan dibawa dengan menggunakan kendaraan rantis Brimob.
Namun yang terlihat dalam video tersebut hanya sosok tersangka Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Tidak terekam sosok dari 3 tersangka lainnya yakni Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Maruf.
Keduanya yakni Sambo dan Putri nampak dikawal dan dijaga ketat oleh beberapa anggota kejaksaan.
Namun yang mengejutkan tersangka Ferdy Sambo sempat mengucapkan pernyataan sebelum akhirnya masuk ke dalam mobil.
“Saya akan mempertanggungjawabkan secara hukum.” ujar Ferdy Sambo.
Baca Juga: Kejagung Buka Suara Perihal Safe House untuk Para Jaksa yang Tangani Persidangan Ferdy Sambo
Sambo juga menegaskan bahwa istrinya, Putri Candrawathi tidak terlibat dalam kasus pembunuhan berencana tersebut.
“Isteri saya tidak terlibat dan tidak melakukan apa-apa.” imbuhnya.
Namun yang paling mengejutkan adalah saat Ferdy Sambo menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga Brigadir J.
“Terakhir saya memohon maaf kepada seluruh pihak yang terdampak atas perbuatan yang saya lakukan
Khususnya memohon maaf kepada bapak dan ibu keluarga korban.”
Seperti yang kita ketahui selama ini Ferdy Sambo telah beberapa kali menyampaikan permintaan maaf kepada beberapa pihak.
Namun tidak pernah sekalipun terdengar permintaan maaf Ferdy Sambo terhadap keluarga Brigadir J.
Bisa dikatakan jika ini kali pertama mantan Kadiv Propam tersebut menyampaikan permintaan maafnya secara langsung kepada keluarga Brigadir J. ***