News

Tragedi Kanjuruhan Media Internasional Al Jazeera Liputan Langsung ke Lokasi, Laporkan Kepanikan dan Kerusakan

Oleh: Redaksi Rabu 05 Okt 2022, 23:08 WIB
Reporter Al Jazeera Jessica Washington meliput langsung dari Stadion Kanjuruhan /Twitter @jesWashington

AYOJAKARTA.COM— Tragedi Kanjuruhan Malang, Jawa Timur menyisakan duka mendalam bagi banyak pihak.

Tak hanya itu, banyak pihak termasuk negara asing yang memberikan perhatian pada peristiwa kemanusiaan berdarah ini.

Baca Juga: Keren, Miniatur Suporter Persib-Persija-Bonek-Aremania Sepakat Damai Kenang Tragedi Kanjuruhan

Bahkan media asing pun terus menyorot, memberitakan tentang peristiwa yang menewaskan 131 jiwa ini.

Terkini, media asing Al Jazeera tak segan menerjukan reporternya langsung ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Tampak dalam twitter milik Reporter Al Jazeera @JesWashington, tampak Jessica sedang meliput langsung  dari Stadion Kanjuruhan dan memperlihatkan kondisi stadion itu pasca kerusuhan.

Baca Juga: Presiden Arema FC Marathon Berikan Santunan Kepada Keluarga Korban Insiden Kanjuruhan

Jessica turut memperlihatkan kondisi stadion Kanjuruhan bagian luar, termasuk Gate 13 yang diduga terkunci dan membuat ratusan suporter Arema terjebak gas air mata.

Sejunlah tulisan pada Gate 13 turut disorot, banyak tulisan vandalisme mulai dari tulisan “RIP, ,Selamat Jalan Saudaraku, saudaraku dibunuh, Usut Tuntas 01-10-2022, hingga tulisan Polisi Jahat Saudaraku Kau Bunuh,”.

Baca Juga: Korban Tragedi Kanjuruhan Bertamba Jadi 131 Jiwa

Di depan Gate 13 itu tampak taburan bunga dari para pengunjung dan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan.

Dalam berita yang ditayangkan, Al Jazeera menyebut tragedi Kanjuruhan sebagai 'world diedliest sporting stadium disaster' (tragedi paling mematikan dalam olahraga stadium di dunia).

Berita tersebut mereka tayangkan di Youtube resmi mereka demikian dikutip dari tangsel.suara.com dalam artikel Al Jazeera menyebut tragedi Kanjuruhan sebagai 'world diedliest sporting stadium disaster' (tragedi paling mematikan dalam olahraga stadium di dunia).

Jessica pun secara detail menggambarkan kepanikan para suporter dan penonton baik dewasa, kawula muda hingga anak-anak saat ditembaki gas air mata oleh polisi hingga menjebol ventilasi untuk menyelamatkan diri.

"Suporter berusaha mencari jalan keluar terbaik dari stadion," kata Jessica Washington menunjukkan ventilasi yang jebol tersebut.

Tak hanya Al Jazeera, media asing Inggris The Guardian sudah pula memberitakan Tragedi Kanjuruhan. Tajuk berita dengan '125 died after crowd crush at Indonesian Football Match' dirilis  Minggu, 2 Oktober 2022.

Begitu juga  New York Times juga turut merilis peristiwa berdarah itu.***

.

 

Reporter Redaksi
Editor Kiki Dian Sunarwati