Korban Tragedi Kanjuruhan Bertambah Jadi 131 Jiwa

- Rabu, 5 Oktober 2022 | 15:35 WIB
Menko PMK Muhadjir Effendy saat mengumumkan bertambahnya korban tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. (Dok. Kemenko PMK)
Menko PMK Muhadjir Effendy saat mengumumkan bertambahnya korban tragedi Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. (Dok. Kemenko PMK)

AYOJAKARTA.COM - Tragedi sepak bola yang terjadi saat Arema FC vs Persebaya Surabaya menelan 125 korban di Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur.

Pada Rabu (5/10/22) data korban resmi bertambah 7 orang, hingga total keseluruhan korban berubah menjadi 131 orang.

Dikutip oleh AyoJakarta.com melalui laman resmi Kemenkopmk.go.id angka tersebut secara resmi didapatkan dari Dinas Kesehatan kabupaten Malang dan telah dikonfirmasi kepada Wakil Bupati Malang Didik Gatot Subroto.

Baca Juga: Jadi Bukti Kuat Suami Ayu Dewi Selingkuh dengan Denise Chariesta: dari Bunga hingga Video Ini

Total dari 131 korban diantaranya terdapat 90 laki-laki dan 41 perempuan. Kebanyakan korban bremaja dan muda, usia 12-24 tahun. Sementara satu korban masih balita berusia 4 tahun.

Data korban yang meninggal didapati dari beberapa rumah sakit yang berada di Malang, di antaranya RS Wava Husada, RS Hasta Brata Batu, RSUD Kanjuruhan, RSUD Saiful Anwar, RS Teja Husada Kepanjen, RS Ben Mari Pakisaji, RS Hasta Husada, RSI Gondanglegi, RS Salsabila, RST Soepraoen serta informasi dari keluarga korban.

Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengklaim bahwa pihaknya masih terus berfokus pada penanganan darurat insiden dan korban, baik yang luka maupun tewas.

Baca Juga: Rizky Billar Diperiksa Polisi Besok, ART dan Sekuritinya Bakal Ikut?

Hal tersebut merupakan tugas dan fungsi Kemenko PMK dalam melakukan penanganan korban, terutama melakukan update data.

Halaman:

Editor: Tedi Rukmana

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X