Presiden Arema FC Marathon Berikan Santunan Kepada Keluarga Korban Insiden Kanjuruhan

- Selasa, 4 Oktober 2022 | 18:44 WIB
Presiden Arema FC Marathon Berikan Santunan Kepada Keluarga Korban Insiden Kanjuruhan
Presiden Arema FC Marathon Berikan Santunan Kepada Keluarga Korban Insiden Kanjuruhan

AYOJAKARTA.COM - Gilang Widya Pramana merupakan Presiden dari Club Arema FC secara marathon berikan santunan kepada semua ahli waris yang ditinggalkan akibat insiden yang terjadi pada Sabtu (1/10/2022) di Stadion Kanjuruhan.

 
Gilang mengaku sangat menyesali dan turut berduka cita atas tragedi kelam yang terjadi pada sepak bola tanah air yang mengorbankan sebanyak 182 nyawa meninggal dunia.
 
Gilang Widya Pramana menerangkan bahwa dirinya akan bertanggung jawab atas tragedi Kanjuruhan ini. 
 
Gilang pun memastikan akan memberi santunan kepada keluarga korban walaupun dengan santunan yang mereka berikan tidak akan bisa mengembalikan setiap nyawa para suporternya.
 
 
"Saya selaku presiden siap untuk bertanggung jawab penuh atas insiden yang terjadi. Dan kami memberikan bantuan santunan apapun untuk korban meskipun apapun yang kami lakukan tidak akan bisa mengembalikan nyawa korban," kata Gilang dikutip Ayojakarta.com dari kanal Youtube @HARIAN SURYA
 
Ditemani oleh sang istri, tim serta manajernya. Gilang pun telah melaksanakan santunan secara marathon dengan mendatangi kediaman keluarga dari korban.
 
Melalui postingan Instagram @juragan_99 dilansir Ayojakarta.com pada Selasa (4/10/2022) terlihat suasana pilu dan tangisan dari keluarga sang korban saat Gilang mendatangi kediaman dari para suporter yang telah meninggal karena tragedi yang mengenaskan itu.
 
"Tidak ada yang percaya kalau kejadian ini benar terjadi. Saya, dengan didampingi istri dan dan manajemen Arema FC hari ini melakukan takziyah. Mengunjungi keluarga korban dari kerusuhan di Stadion Kanjuruhan. Hancur hati kami mendengar cerita dari keluarga, ada kesedihan yang luar biasa karena kehilangan orang-orang tercinta tanpa pesan. Arema FC memberikan tali kasih walaupun kami tahu tidak ada yang bisa mengembalikan mereka. Semoga mereka semua khusnun khotimah," Tulis Gilang dalam unggahannya dikutip Ayojakarta.com pada Selasa (4/10/2022).
 
 
Gilang Widya Pramana yang akrab dengan sapaan Juragan 99 ini menerangkan bahwa insiden tersebut diluar dugaan dan prediksinya dengan melihat banyaknya korban meninggal dunia dan ratusan korban lainnya yang terluka.
 
"Kejadian ini diluar prediksi nalar dan bagaimana ketika semua pendukung Arema. Tanpa ada pendukung tim lawan kita tidak menyangka bakal terjadi insiden diluar nalar tersebut. Yang mana kejadian yang menumbangkan banyak korban itu terjadi di Arema," Ucap Gilang dikutip Ayojakarta.com dari kanal youtube @HARIAN SURYA pada Selasa (4/10/2022).
 
Usai diverifikasi oleh polisi mengenai jumlah korban yang meninggal dunia. Menko PMK Muhadjir Effendi memberi keterangan terkait jumlah korban itu sebanyak 448 korban.
 
Muhadjir Effendi pun mengungkapkan dengan detail terkait jumlah korban diantaranya 302 orang mengalami luka ringan, 21 orang mengalami luka berat, dan 125 orang meninggal dunia.
 
Dengan memberi keterangan itu Muhadjir pun berharap tidak ada lagi asumsi atau spekulasi yang berlebihan tentang jumlah korban. Karena hasil yang telah ia sebutkan tadi merupakan data valid yang telah di verifikasi oleh pihak kepolisian. ***
 
Penulis : Fajar Abdul Siddiq

Editor: Dian Naren

Sumber: YouTube, Instagram

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X