AYOJAKARTA.COM - Berikut ini adalah tiga puisi yang penuh dengan emosi dan menyayat hati mengenai Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia (G30S PKI).
G30S PKI adalah peristiwa pengkhianatan yang bertujuan untuk menggulingkan pemerintah Presiden Soekarno.
Meskipun sudah berlalu, yaitu tepatnya pada tanggal 30 September 1965, tragedi G30S PKI selalu diingat oleh masyarakat Tanah Air.
Baca Juga: Istri Kelima Soekarno Keceplosan Soal Rencana Saat Peristiwa G30S PKI : Bapak Juga Ada Disini
Sebagaimana diketahui, G30S PKI menjadi salah satu sejarah pahit, penuh emosi dan tragedi menyayat hati bagi bangsa Indonesia.
Banyak berbagai cara untuk mengenang peristiwa G30S PKI, salah satunya menuangkan isi perasaan dari tragedi itu dalam karya tulis puisi.
Berikut 3 puisi tentang G30S PKI yang dikutip AyoJakarta.com dari bebagai sumber pada Minggu (25/09/2022):
Baca Juga: Menyisakan Luka Mendalam di Sejarah Indonesia, 5 Tokoh Ini Diduga jadi Dalang G30S PKI, Siapa Saja?
1.Cerita Duka September Kelabu (karya Rizal)
Menggurat luka beribu pilu
Bunga bangsa terkulai layu
Terlepas jiwa tersapu peluru
Cerita duka September kelabu
Tertulis di dalam catatan sejarah
Iblis mengukir tragedi berdarah
Tetesan merah membasahi tanah
Gugurlah sukma tertikam fitnah
Sejenak terpaku bisu diri
Terkenang para Syuhada negeri
Korban kekejaman sebuah Ideologi
Petunjuk Dorna berwujud PKI
Kini Syuhada tertinggal nama
Pahlawan Revolusi terukir jasa
Semoga damai dialam sana
Dalam pelukan bumi Indonesia.
Baca Juga: Terungkap Kenapa Sosok Jenderal Soeharto Tidak Menjadi Sasaran Dalam G30S PKI
2. Kata Bung Karno (karya Peri Sandi Huizche)
Inggris kita linggis, Amerika kita setrika
Itu kata Bung Karno
Kompeni maunya untung saja
linggis, Amerika kita setrika
Itu kata Bung Karno
Tuan tanah maunya enak saja
Inggris kita linggis, Amerika kita setrika
Itu kata Bung Karno
Buruh tani didera luka nyeri
Rakyat menjerit di dalam doa
Kini tak ada yang seberani dirinya
Kalaupun ada, hilangkan saudara sebangsa
Kini tak ada yang seberani dirinya
Kalaupun ada, hilangkan saudara sebangsa
Kini tak ada yang seberani dirinya
Kalaupun ada, dihilangkan saudara sebangsa.
Baca Juga: 7 Pahlawan yang Gugur dalam Peristiwa G30S PKI
3. Puisi G30S PKI (karya Lupita)
Angin mengagumkan bisikan dengan lantang
Sangkakalana menyambar dengan rentetan cahaya
Ancaman bagi mereka yang kokoh berdiri
Mencatat setiap momen berlangsung
Setiap pasang mata yang kupandang
Melirik takut dalam balutan kain lusuh
Simbol serta keperkasaan dibuktikan
Bergolak dalam jeritan nafsu hingar binger
Menodai nusantara dengan Kasut kemelut
Berdiri di atas tubuh mereka sendiri
Gegap gempita ramai para massa
Perubahan dimulai..
Waktu yang memilih siapa selanjutnya
Napak tilas sebuah tragedi
Sisa kebiadaban kaum revolusi
Menggugah mendobrak sejarah bangsa ini.
Baca Juga: Mengenal Sosok Dalang G30S PKI Letkol Untung Syamsuri yang Tidak Seberuntung Namanya
Itulah 3 puisi tentang G30S PKI yang penuh emosi dan menyayat hati dalam memperingati peristiwa bersejarah di Indonesia.***