AYOJAKARTA.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akhirnya bergerak mengusut dugaan mark up pada proyek kereta cepat atau Whoosh.
Sebelumnya, dugaan mark up ini disampaikan oleh mantan Menko Polhukam Mahfud MD yang bersumber dari tayangan Nusantara TV.
Bahkan, KPK sempat meminta Mahfud untuk membuat laporan jika benar ada indikasi mark up di proyek ini.
Menindaklanjuti hal ini, KPK dikabarkan telah memulai penyelidikan dugaan mark up pada proyek Whoosh.
Baca Juga: FIX! Tarif Transjakarta Dipastikan Bakal Naik
Pelaksana Tugas (Plt) Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Asep Guntur Rahayu mengatakan bahwa saat ini dugaan kasus tersebut sudah pada tahap penyelidikan.
Bahkan dikatakan oleh Juru Bicara KPK Budi Prasetyo bahwa sebenarnya penyelidikan ini sudah dilakukan sejak awal tahun.
Rupanya sejauh ini KPK menutup rapat informasi detail soal kasus ini.
Budi mengatakan hingga kini, KPK masih terus mengumpulkan keterangan yang dibutuhkan untuk membantu mengungkap kasus ini.
Baca Juga: Wajah Baru M Bloc Space, Siap Jadi Jantung Kreativitas Anak Muda Jakarta
Meski penyelidikan berjalan senyap, Budi menjamin tidak ada kendala dalam mencari informasi atau bukti di dugaan mark up Whoosh ini.***