News

Terkini! Menghilang 70 Hari, Hasil DNA 2 Kerangka Manusia yang Hangus di Gedung ACC Kwitang Identik dengan Farhan dan Reno

Oleh: Jinan Vania Barizky Jumat 07 Nov 2025, 14:20 WIB
Kabar duka, hasil tes DNA dari 2 kerangka manusia yang ditemukan di Gedung ACC Kwitang, Jakarta Pusat dipastikan Reno Syahputra Dewo (24) dan Muhammad Farhan (23). (Sumber: kolase x@barengwarga | Foto: kolase x@barengwarga)

AYOJAKARTA.COM - Kabar duka, hasil tes DNA dari 2 kerangka manusia yang ditemukan di Gedung ACC Kwitang, Jakarta Pusat dipastikan Reno Syahputra Dewo (24) dan Muhammad Farhan (23).

Reno dan Farhan sendiri diketahui sudah 70 hari lamanya hilang setelah ikut dalam aksi unjuk rasa 29 Agustus 2025 lalu di DKI Jakarta.

Muhammad Farhan dilaporkan hilang sejak 31 Agustus 2025 sedangkan Reno sejak 30 Agustus 2025.

Baca Juga: Lulusan D1 hingga S1 Merapat! Program Pemagangan Nasional Batch II Sudah Dibuka, Ini Syarat dan Tahapan Pelaksanaan!

Baik Farhan maupun Reno disebut terakhir terlihat di sekitar Brimob Kwitang (Markas Komando Brimob) di Jakarta Pusat.

Sebagai informasi, penemuan 2 kerangka manusia hangus di lantai 2 gedung tua (eks Gedung ACC Kwitang) itu ketika

tim teknis gedung melakukan pengecekan konstruksi untuk renovasi.

Posisi kerangka ditemukan tertimbun plafon terbakar pada 30 Oktober 2025 lalu.

Baca Juga: Lakukan Kunjungan ke Papua Barat, Gibran Tegas Bantah Dirinya Diasingkan: Papua Bukan Tempat Pengasingan

Hasil Tes DNA

Kepala Biro Laboratorium dan Dokumen Kesehatan (Karo Labdokkes) Pusdokkes Polri Brigjen Sumy Hastry Purwanti dalam jumpa pers mengatakan, hasil pemeriksaan gigi dan sampel DNA terhadap dua kerangka tersebut identik dengan sampel keluarga Farhan dan Reno.

“Nomor posmortem 0080 cocok dengan antemortem 002 sehingga teridentifikasi sebagai Reno Syahputeradewo anak biologis dari Bapak Muhammad Yasin,” ujar Sumy dalam konferensi pers di RS Polri, Jakarta Timur, pada Jumat, 7 November 2025 dikutip ayojakarta.com.

“Nomor posmortem 0081 cocok dengan antemortem 001 sehingga teridentifikasi sebagai Muhammad Farhan Hamid anak biologis dari Bapak Hamidi,” sambungnya.

Baca Juga: Geger! Penemuan 2 Kerangka Jenazah Manusia di Kwitang Jakarta Pusat, Ramai Dikaitkan dengan 2 Demonstran yang Hilang...

Untuk jenazah Farhan tim forensik juga melakukan identifikasi menggunakan data sekunder berupa perhiasan dan kepala ikat pinggang.

Tim juga mengambil sampe DNA tulang dan membandingkan dengan data DNA keluarga Farhan dan hasilnya cocok.

“Dari pemeriksaan, kantong jenazah berisi plastik rangka manusia yang sudah tidak lengkap keadaannya akibat kebakaran. Waktu kematian dari saat pemeriksaan sudah lebih dari 1 bulan,” tambah Hastry.***

Reporter Jinan Vania Barizky
Editor Jinan Vania Barizky