AYOJAKARTA.COM - Ramai isu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diasingkan ke Papua.
Isu ini biasanya santer terdengar jika dirinya sedang berkunjung ke wilayah Papua.
Sebagai informasi, Wapres Gibran diketahui melakukan kunjugan ke Manokwari, Papua Barat pada Kamis,6 November 2025.
Kunjungan Gibran ke Papua Barat untuk memimpin Rapat Pleno Badan Pengarah Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua (BP3OKP) di Gedung Keuangan Negara Manokwari.
Dalam kunjungan tersebut Gibran menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya pengawasan bersama terhadap penyaluran dana Otsus dan program-program pembangunan agar berjalan transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil nyata di lapangan.
“Dana Otsus yang selama ini sudah tersalurkan ini mohon ke depan bisa lebih dikawal dengan baik. Kita ingin dana ini benar-benar bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar Gibran dalam keterangan resminya.
Dalam acara tersebut hadir pula Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Wakil Gubernur Mohamad Lakotani, Ketua DPRD Papua Barat Orgenes Wonggor, Ketua MRP Papua Barat Judson Ferdinandus Waprak, serta para bupati se-Papua Barat, kalangan akademisi dan tokoh agama.
Bantah Isu Pengasingan di Papua
Selain itu Gibran menyinggung komitmen pemerintah pusat untuk tidak bersifat Jawa-sentris, melainkan Indonesia-sentris.
“Papua bukan tempat pengasingan atau pembuangan. Papua adalah bagian dari NKRI dan harus kita berikan perhatian khusus. Karena itu dibentuk dua lembaga (BP3OKP dan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Papua) untuk memastikan semua program pembangunan berjalan lebih cepat dan tepat,” tegas Wapres.
Gibran pun menyebutkan bahwa isu yang selalu beredar di masyarakat tentang pengasingan dirinya ke Papua tidak benar.
"Tidak itu nggak benar," pungkasnya.***
Share this article
Ramai isu Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka diasingkan ke Papua, benarkah?