AYOJAKARTA.COM - Endipat Wijaya yang merupakan wakil rakyat dan anggota Komisi I DPR viral usai singgung gerakan donasi yang diberikan kepada masyarakat Aceh, Sumatera Utara hingga Sumatera Barat yang terkena banjir-longsor sejak akhir November lalu.
Hal ini disampaikan Endipat kala ikut dalam rapat kerja Komisi I DPR RI bersama menteri Komdigi Meutya Hafid yang dilaksanakan pada Senin,8 Desember 2025 lalu.
Endipat meminta adanya lembaga yang bisa meng-counter di bawah komdigi yang bertugas untuk memantau narasi sesat di media sosial yang ada di TikTok, Instagram hingga Facebook.
"Kalau bisa kalau dipostingnya jam 1, jam 1 lewat 5 menit sudah ada counter kalau bisa, karena kalau memang tidak dicounter , hari ini masyarakat lebih percaya yang viral bu," pungkasnya.
Selain itu pernyataan Endipat yang menjadi sorotan ialah menyebut gerakan donasi masyarakat sebagai si paling Aceh.
"Orang per orang cuma nyumbang Rp10 miliar, negara sudah triliunan ke Aceh," ujarnya
"Sekarang ini sok paling paling di Aceh, di Sumatera dan lain-lain bu," pungkasnya.
Lantas seperti apa profil dari Endipat Wijaya?
Dikutip ayojakarta.com dari situs resmi yang dimiliki Endipat melalui Instagram pribadinya sidebutkan bahwa Endipat Wijaya merupakan politisi Indonesia yang menjabat sebagai Anggota DPR RI periode 2024–2029 dari Daerah Pemilihan Kepulauan Riau (Kepri).
Ia terpilih melalui Partai Gerindra dan dikenal sebagai figur muda dengan latar belakang profesional yang kuat, terutama di bidang teknik, energi, dan manajemen.
Latar Belakang dan Pendidikan
Endipat Wijaya lahir pada 31 Mei 1984 di Bengkulu. Ia menempuh pendidikan menengah di SMA Taruna Nusantara, sebelum melanjutkan kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB) dan lulus pada tahun 2006 dari jurusan Teknik Metalurgi. Pada tahun 2019, ia meraih gelar Magister Manajemen dari Swiss German University.
Karier Profesional
Sebelum memasuki dunia politik, Endipat memiliki pengalaman panjang di sektor industri dan energi.
Setelah lulus dari ITB, ia bekerja sebagai teknisi di perusahaan industri pulp and paper (Double A Group), kemudian bergabung dengan perusahaan tambang besar PT Kaltim Prima Coal (KPC) di Kalimantan Timur.
Ia juga pernah menjabat sebagai manajer di perusahaan energi, sebuah pengalaman yang kemudian memperkaya wawasannya ketika terjun ke dunia kebijakan.
Baca Juga: 7 Fakta Tragedi Kebakaran Gedung Terra Drone Cempaka Baru, Hanya Punya 1 Akses Pintu Masuk-Keluar!
Masuk ke Dunia Politik
Endipat mulai aktif di politik pada tahun 2011 setelah bergabung dengan Partai Gerindra. Meski berangkat dari dunia profesional, ia menunjukkan konsistensi dalam membangun karier politik hingga akhirnya berhasil meraih kepercayaan masyarakat Kepri.
Pada Pemilu 2024, ia mencetak pencapaian besar dengan meraih lebih dari 105 ribu suara, menjadikannya salah satu caleg dengan suara tertinggi di wilayah tersebut. Kemenangannya ikut mendorong Gerindra menjadi peraih suara terbanyak di Kepri.
Sejak 1 Oktober 2024, ia resmi dilantik sebagai Anggota DPR RI.
Selain itu, di internal Partai Gerindra, ia menjabat sebagai Ketua Bidang Perumahan Rakyat.
Keterlibatannya dalam Komisi I menempatkannya di posisi strategis untuk mengawal isu digitalisasi, keamanan nasional, dan kebijakan informasi publik.***