AYOJAKARTA.COM - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) rencananya akan membangun tempat pengungsian terpusat bagi para korban banjir dan longsor Sumatera.
Rencana ini disampaikan langsung oleh Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.
Abdul mengatakan pihaknya kini sudah mulai membuat perencanaan untuk tahapan early recovery.
Nantinya, para pengungsi yang saat ini masih terpisah-pisah akan dijadikan satu dalam titik pengungsian terpusat.
Pengungsian terpusat ini, nantinya akan dilakukan per kecamatan secara terpadu.
BNPB akan menyediakan berbagai fasilitas untuk menunjang kehidupan sehari-hari para pengungsi.
"Ada layanan dapur umum, hygiene, MCK (mandi, cuci, kakus), kemudian faskes (fasilitas kesehatan), psikososial, dan sekolah sementara, sekolah tenda," ujar Abdul dikutip dari YouTube Breaking News Kompas TV.
Pengungsian terpusat ini dibuat agar masyarakat bisa tinggal sambil menunggu pembangunan hunian sementara rampung.
Baca Juga: Wisata Edukasi Tanpa Biaya alias Gratis di Museum Betawi, Cek Jam Operasionalnya
Nantinya jika hunian sementara selesai, para pengungsi bisa pindah sembari menunggu hunian tetap dibangun.
BNPB mengatakan jumlah pengungsi hingga Sabtu (13/12) adalah 654.642 jiwa.***