News

Apakah Kebijakan WFH Sehari Dalam Sepekan Bisa Ganggu Aktivitas Ekonomi? Ini Kata Menkeu Purbaya

Oleh: Desi Kris Sabtu 28 Mar 2026, 13:27 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (Sumber: Instagram @menkeuri)

AYOJAKARTA.COM - Wacana penerapan kebijakan work from home (WFH) selama satu hari dalam sepekan kembali menjadi perhatian publik.

Kebijakan tersebut dikabarkan sudah final dan siap diumumkan dalam minggu ini.

Rencananya, kebijakan WFH ini akan diberlakukan untuk ASN dan di sektor swasta.

Kebijakan WFH disebut akan diberlakukan setiap hari Jumat.

Baca Juga: 100 Bus Transjakarta Dikerahkan Dukung Pasar Rakyat di Monas Sore Ini dan Ada Penyesuaian Rute, Simak di Sini

Pemerintah menerapkan aturan WFH satu hari dalam sepekan ini adalah untuk mengantisipasi krisis energi akibat perang yang berkecamuk di Timor Tengah.

Namun, sejumlah pihak menilai kebijakan ini berpotensi memengaruhi aktivitas ekonomi, terutama di sektor transportasi, ritel, dan jasa.

Terkait hal ini, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa yakin bahwa penerapan WFH ini tidak akan mengganggu roda perekonomian nasional.

Menurutnya, kebijakan WFH justru dapat memberikan fleksibilitas bagi pekerja tanpa harus mengurangi produktivitas.

Baca Juga: Dari Bantaran Rel ke Hunian Layak, Pemprov DKI Jakarta Siap Dukung Program Pemerintah Pusat

Selain itu, kata Purbaya, WFH justru akan efisien menekan konsumsi energi.

Ia pun optimistis aturan satu hari WFH ini bisa mengurangi penggunaan bahan bakar minyak atau BBM.

Namun, Purbaya mengaku dirinya tidak mengetahui secara rinci besaran penghematan.***

Reporter Desi Kris
Editor Desi Kris