AYOJAKARTA.COM - Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menjadi sorotan, usai pengadaan barang untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yakni sikat dan semir sepatu di tahun 2025.
Dikutip ayojakarta.com dari berbagai sumber, info pengadaan barang ini berasal dari data inaproc yakni situs pengadaan barang dan jasa yang dikelola Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/ Jasa Pemerintah.
Dalam data tersebut, setidaknya terdapat 12 paket kontrak pengadaan sikat dan semir yang dianggarkan oleh BGN di tahun 2025 dengan total nilai pengadaan mencapai Rp1,5 miliar.

Enam perusahaaan dipilih untuk pengadaan sikat dan semir ini, nilai kontrak untuk sikat semir yang tertinggi berada diangka Rp158,62 juta dari PT Gajah Mitra Paragon.
Perusahaan tersebut menjual harga satu unit semir sepatu merek Kiwi dengan harga Rp54.999 hingga Rp56.000.
Sedangkan untuk harga sikatnya berada diangka Rp50.000.
Padahal untuk harga semir dan sikat semir sepatu jika dipasaran dengan mereka yang sama berada diangka Rp18.999 saja.
Merespons pengadaan BGN untuk program MBG yang akhir-akhir ini menjadi sorotan, Kepala BGN Dadan Hindayana menyatakan bahwa setiap pengadaan yang dianggarkan dari BGN sudah sesuai mekanisme perencanaan.

"Setiap penggunaan anggaran negara di lingkungan BGN telah melalui mekanisme perencanaan, penganggaran, hingga pengawasan sesuai dengan ketentuan," jelasnya dalam keterangan tertulis dikutip ayojakarta.com dari berbagai sumber pada Jumat, 17 April 2026.
Sebelumnya BGN sempat menuai kontroversi mengenai pengadaan motor trail hingga kaos kaki untuk SPPG.***