AYOJAKARTA.COM - Sorotan terhadap penggunaan anggaran kembali mengarah pada Badan Gizi Nasional (BGN).
Setelah sebelumnya menjadi perhatian publik terkait pengadaan motor listrik untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG), kini lembaga tersebut disebut menganggarkan dana sebesar Rp6,9 miliar.
Dana tersebut digunakan untuk belanja kaus kaki dengan harga mencapai Rp100 ribu per pcs atau per pasang.
Informasi ini ramai diperbincangkan di ruang publik, terutama di media sosial, setelah rincian anggaran tersebut beredar dan memicu berbagai reaksi dari masyarakat.

Mengacu dari data Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), total belanja BGN sepanjang 2025 tercatat mencapai Rp6,2 triliun.
Belanja tersebut dilakukan melalui berbagai mekanisme, yakni dari tender, pengadaan langsung, hingga pembelian melalui e-katalog.
Dalam data tersebut ada 1.089 paket pengadaan yang terbagi ke dalam 23 kategori belanja.

Salah satu yang paling disorot yakni pengeluaran untuk pembelian kaus kaki yang mencapai Rp6,9 miliar.
Tentunya hal ini menuai pro dan kontra dan BGN dinilai telah menghabiskan uang negara dengan penggunaan yang tidak jelas.
Namun hingga berita ini ditulis, belum ada konfirmasi resmi dari pihak BGN terkait anggaran kaus kaki tersebut.***

Share this article
Dana tersebut digunakan untuk belanja kaus kaki dengan harga mencapai Rp100 ribu per pcs atau per pasang.