News

Hina Presiden Terpilih, Prabowo Subianto! Akankah Huru-Hara Akun Fufufafa akan Berakhir? Ini Kata Rocky Gerung

Oleh: Nuriyah Nofasari Senin 16 Sep 2024, 14:49 WIB
Hersubeno Arief bersama Rocky Gerung

AYOJAKARTA.COM - Baru-baru ini, masyarakat Indonesia dihebohkan dengan munculnya akun kaskus yang bernama Fufufafa.

Akun kaskus Fufufafa tersebut diduga milik wakil presiden terpilih periode 2024-2029, Gibran Rakabuming Raka. Jejak digital dari akun tersebut yakni di tahun 2014 banyak disoroti oleh warganet.

Diketahui, cuitan-cuitan akun Fufufafa yang banyak dikuliti oleh para warganet adalah tentang ujaran hinaan kepada beberapa tokoh politik dan pelecehan yang ditujukan ke kalangan artis di Indonesia.

Salah satu cuitan-cuitan akun Fufufafa yang disoroti masyarakat yakni tentang penghinaan terhadap Presiden terpilih periode 2024-2029 yakni Prabowo Subianto dan keluarganya. Lalu, akankah masalah terkait akun Fufufafa ini akan berakhir?

Baca Juga: Pengumuman Hari Ini! Pelamar Wajib Tahu Bocoran Urutan Pengerjaan SKD CPNS 2024 dan Manajemen Waktu Agar Efektif

Menurut pengamat politik, Rocky Gerung mengatakan bahwa kasus Fufufafa ini kelihatannya tidak akan berakhir. Hal tersebut dikarenakan ada oknum yang memandu kasus Fufufafa ini dan mencoba mencari momentum.

“Akan berakhir enggak kasus ini? Kelihatannya tidak, jadi hipotesis kita ada orkestrasi yang memandu kasus ini dan mencoba untuk mencari momentum untuk dijadikan alasan-alasan serius mempertimbangkan kembali,  alasan serius untuk mempertimbangkan kembali” ucap Rocky Gerung, dikutip Ayojakarta.com dari Youtube Rocky Gerung Official, pada Senin, 16 September 2024.

Rocky Gerung mengataka bahwa kedudukan Gibran Rakabuming Raka sebagai wakil presiden Prabowo Subianto namun tidak terlihat adanya semacam gerakan dari dalam istana untuk menghalangi kasus Fufufafa ini melebar.

Baca Juga: KJP Plus Kamu Sempat Terputus dan Ingin Daftar Lagi di 2024, Apakah Bisa? Simak di Sini Jawabannya

“Kedudukan saudara Gibran di sebagai wakil presidennya Pak Prabowo, kita tidak lihat ada ada semacam gerakan dari dalam istana untuk menghalangi melebarnya kasus ini atau meluasnya kasus ini” ujarnya.

Dengan tidak adanya gerakan untuk menghalangi kasus ini semakin melebar dari dalam istana, Rocky Gerung berpendapat bahwa istana kehilangan control the damage.

“Karena itu penanda bahwa istana sendiri kehilangan kemampuan untuk control the damage hal yang pasti akan membatalkan legitimasi Gibran nanti sebagai wakil presiden” ucap Rocky Gerung.

“Tapi sekaligus membuat pening atau hal yang menyebabkan keretakan emosional atau berantakannya kapasitas psikologi dari keluarga presiden” lanjutnya.

Baca Juga: Daftar Besaran Uang Bansos yang Akan Diterima Para KPM Bulan Ini! Nominal BPNT dan PKH Bertambah?

Dengan adanya kasus ini, berarti Gibran Rakabuming Raka mulai disenggol dan menandakan bahwa kemampuan Presiden Jokowi di masa yang akan datang akan berbeda dengan sebelumnya.

“Jadi kalau Gibran mulai diobok-obok itu penanda bahwa kemampuan Jokowi di masa akan datang, masa akan datang artinya sebulan lagi, itu akan berbeda dengan ketika dia mencoba untuk mendorong Gibran dan berhasil menjadikan Gibran sebagai komponen dia di kabinet Prabowo nanti” tutup Rocky.***

Reporter Nuriyah Nofasari
Editor Desi Kris