News

AS Ikut Campur, 3 Situs Nuklir di Iran di Bom, Pengamat: Ada Potensi Perang Dunia ke 3

Oleh: Asti Aureli Septania Minggu 22 Jun 2025, 15:58 WIB
Menteri Pertahanan Iran juga menegaskan bahwa semua pangkalan AS berada dalam jangkauan mereka dan akan menjadi target jika serangan berlanjut.

AYOJAKARTA.COM – Amerika Serikat telah melancarkan serangan udara terhadap tiga situs nuklir utama Iran, yaitu Fordow, Natanz, dan Esfahan, yang diumumkan langsung oleh Presiden Donald Trump pada 21 Juni 2025 malam waktu AS.

Serangan ini menggunakan pesawat pembom siluman yang berhasil menjatuhkan bom dengan muatan penuh di lokasi utama Fordow, kemudian pesawat-pesawat tersebut kembali dengan selamat keluar dari wilayah udara Iran.

Serangan AS ini merupakan eskalasi besar dalam konflik yang sebelumnya lebih banyak melibatkan Israel dan Iran, dan menandai intervensi langsung AS dalam upaya menghentikan program nuklir Iran yang dianggap berbahaya.

Baca Juga: Terbukti Cair! Dokumentasi Lengkap Penebalan Rp400.000 Juni 2025 dari Berbagai Daerah

Iran sendiri menegaskan tidak akan menghentikan aktivitas nuklirnya meskipun mengalami serangan ini.

Iran juga menyatakan bahwa seluruh personel dan warga negara Amerika yang berada kawasan kini menjadi target sah pembalasan, dan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) menyatakan bahwa "perang dimulai sekarang juga.

Menteri Pertahanan Iran juga menegaskan bahwa semua pangkalan AS berada dalam jangkauan mereka dan akan menjadi target jika serangan berlanjut.

Pengamat Prediksi Adanya Potensi Perang Dunia ke-3

Pengamat Hubungan Internasional (HI) dari Universitas Padjadjaran (Unpad), Tengku Reza Syah, memprediksi adanya potensi perang dunia ketiga yang dapat terjadi akibat eskalasi konflik bersenjata antara Iran dan Israel serta keterlibatan negara-negara besar lainnya.

“siap-siap melihat suatu potensi perang dunia,” ujar Tengku Reja Syah yang dikutip dari Kompas TV pada Minggu 22 Juni 2025.

Amerika Serikat memiliki banyak pangkalan militer di kawasan Timur Tengah yang siap siaga menghadapi eskalasi konflik, termasuk di negara-negara seperti Suriah, Irak, dan Yordania.

Baca Juga: PIP 2025 Kembali Hadir, SMA Berpeluang Dapat 1,8 Juta per Bulan? Ini Rincian Bantuannya

Dengan sekitar 40.000 hingga 50.000 tentara yang ditempatkan di lebih dari 19 lokasi di Timur Tengah, AS mengoperasikan pangkalan penting seperti Pangkalan Udara Al-Asad di Irak, serta pangkalan di Yordania dan Suriah yang berfungsi sebagai basis operasi militer utama di kawasan tersebut.

Pengamat menilai bahwa dengan kehadiran pangkalan-pangkalan ini, potensi konflik yang melibatkan AS dan Iran bisa meluas menjadi perang besar, bahkan memicu potensi Perang Dunia III, mengingat ketegangan yang sangat tinggi dan ancaman balasan keras dari Iran terhadap kehadiran militer AS di wilayah tersebut.

Tengku Reza juga mengingatkan bahwa potensi perang dunia bisa meningkat jika terjadi blokade atau kegiatan militer di jalur strategis seperti Selat Hormuz dan Laut Merah, yang dapat mengganggu pasokan energi dan bahan makanan global, serta jika terjadi kesalahan teknis yang memicu serangan berantai antar negara. 

Jika Dewan Keamanan PBB tidak cepat bertindak dan mengambil langkah diplomatik untuk mendamaikan konflik yang terjadi, maka risiko eskalasi kekerasan dan perang yang lebih luas akan semakin besar. ***

Reporter Asti Aureli Septania
Editor Jinan Vania Barizky