AYOJAKARTA.COM - Alhamdulillah, bukti pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) murni tahap 2 telah terkonfirmasi melalui dokumentasi struk ATM dari berbagai daerah pada tanggal 20-21 Juni 2025.
Untuk Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) Bank BRI, tercatat beberapa transaksi penarikan tunai sebesar Rp600.000 yang berhasil dilakukan di Kecamatan Sandai.
Dokumentasi pertama menunjukkan transaksi pada tanggal 21 Juni 2025 pukul 11:28 WIB dengan bukti struk yang jelas memperlihatkan penarikan tunai Rp600.000 untuk bantuan BPNT.
Baca Juga: Senin Besok! Bantuan Rp400.000 dan Beras 20 Kg Siap Dimulai, Jatim Pertama, Kapan Wilayah Lain?
Transaksi kedua juga terjadi pada hari yang sama tanggal 21 Juni 2025 pukul 12:00 siang di lokasi yang sama, dengan nominal yang identik yaitu Rp600.000.
Sementara itu, untuk KKS Bank BNI juga menunjukkan aktivitas pencairan yang serupa.
Terdapat bukti pencairan BPNT murni sebesar Rp600.000 pada KKS tahun terbitan 2017 yang dilakukan pada tanggal 21 Juni 2025.
Selain itu, ada juga laporan pencairan yang terjadi sehari sebelumnya yaitu tanggal 20 Juni 2025 untuk KKS Bank BNI tahun terbitan 2018 di daerah Sukabumi dengan nominal yang sama Rp600.000.
Yang menarik, ada pula transaksi penarikan yang dilakukan melalui ATM Mandiri menggunakan KKS Bank BNI dari Kota Tangerang, Kecamatan Periuk, yang terjadi pada tanggal 21 Juni 2025 pukul 09:33 WIB dengan nominal Rp600.000.
Baca Juga: Donald Trump: Iran Sudah Bunuh Rakyat Kami dengan Brutal, Ancaman Serangan akan Lebih Dahsyat Jika Tak Pilih Damai
Untuk Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 2, dokumentasi menunjukkan pencairan dengan nominal yang lebih besar dan bervariasi, namun konsisten berada di atas Rp1 juta.
Bukti pencairan pertama PKH tahap 2 tercatat pada tanggal 21 Juni 2025 dini hari sekitar pukul 00:30 WIB di Kecamatan Sandai menggunakan KKS Bank BRI, dengan nominal penarikan tunai sebesar Rp1.100.000.
Dokumentasi ini dilengkapi dengan foto struk ATM yang menunjukkan detail transaksi yang berhasil dilakukan.
Selanjutnya, terdapat pencairan lain yang terjadi pada hari yang sama dengan nominal yang berbeda namun tetap dalam rentang di atas Rp1 juta.
Bukti pencairan PKH lainnya menunjukkan saldo sebesar Rp1.200.000 yang berhasil ditarik pada tanggal 21 Juni 2025 pukul 16:45 WIB, juga menggunakan KKS Bank BRI di Kecamatan Sandai.
Transaksi ini didokumentasikan lengkap dengan struk penarikan tunai yang memperlihatkan nominal Rp1.200.000.
Baca Juga: PIP 2025 Kembali Hadir, SMA Berpeluang Dapat 1,8 Juta per Bulan? Ini Rincian Bantuannya
Ada pula laporan pencairan gabungan BPNT plus PKH yang terjadi di daerah Cipageran, Cimahi Utara, Jawa Barat menggunakan KKS BNI tahun 2017.
Meskipun untuk bukti struk pencairan ini tidak diperlihatkan secara detail, namun konfirmasi saldo menunjukkan adanya dana sebesar Rp600.000 yang tersedia untuk penarikan.
Berdasarkan dokumentasi yang terkumpul, pencairan PKH dan BPNT tahap 2 telah terdistribusi secara merata melalui berbagai bank penyalur utama yaitu Bank BRI dan Bank BNI di berbagai wilayah Indonesia.
Pola pencairan menunjukkan konsistensi dalam nominal bantuan, dimana BPNT murni konsisten di angka Rp600.000, sementara PKH tahap 2 bervariasi namun berada di rentang Rp1.100.000 hingga Rp1.200.000.
Yang menarik adalah fleksibilitas sistem perbankan yang memungkinkan pemegang KKS dari satu bank dapat melakukan penarikan melalui ATM bank lain, seperti yang terjadi pada kasus KKS Bank BNI yang dapat ditarik melalui ATM Mandiri.
Sebaran geografis pencairan juga menunjukkan jangkauan yang luas, mulai dari Kecamatan Sandai, Sukabumi, Cipageran Cimahi Utara Jawa Barat, hingga Kota Tangerang Kecamatan Periuk, yang mengindikasikan bahwa sistem distribusi bantuan sosial telah berjalan secara nasional.
Baca Juga: KPM Bisa Dapat Rp1 Juta Sekaligus? Ada 3 Bansos yang Cair Bersamaan via PT Pos Indonesia
Waktu pencairan juga bervariasi mulai dari dini hari pukul 00:30 WIB hingga sore hari pukil 16:45 WIB, menunjukkan bahwa sistem ATM dapat diakses 24 jam untuk penarikan bantuan sosial.
Bagi para penerima manfaat yang belum menerima pencairan, disarankan untuk bersabar dan melakukan pengecekan berkala setiap 2-3 hari sekali.
Hal ini karena proses pencairan dilakukan secara bertahap sesuai dengan database dan sistem masing-masing bank penyalur.***

Share this article
bukti pencairan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) murni tahap 2 telah terkonfirmasi melalui dokumentasi struk ATM dari berbagai daerah