News

Muhammadiyah Resmi Terima Tawaran Kelola Tambang: Beragam Kajian Mendalam Ini Jadi Alasan Utama

Oleh: Chellsa Sevia C Senin 29 Jul 2024, 14:47 WIB
Keputusan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah untuk menerima tawaran pemerintah dalam mengelola sektor pertambangan menuai berbagai reaksi.

AYOJAKARTA.COM -- Keputusan Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah untuk menerima tawaran pemerintah dalam mengelola sektor pertambangan menuai berbagai reaksi.

Namun, di balik keputusan tersebut, terdapat kajian mendalam yang telah dilakukan oleh Muhammadiyah selama beberapa bulan terakhir.

Ketua Majelis Lingkungan Hidup PP Muhammadiyah, Azrul Tanjung, meluruskan kesalahpahaman yang beredar di masyarakat.

Baca Juga: Muhammadiyah Yakin Mampu Kelola Tambang, Azrul Tanjung: Kelola 100 Perguruan Tinggi dan 300 Rumah Sakit Lebih Sulit

Menurutnya, Muhammadiyah tidak serta-merta menerima tawaran ini tanpa pertimbangan yang matang.

“Memang ada kesan di masyarakat bahwa Muhammadiyah yang tadinya menolak tiba-tiba menerima. Saya perlu jelaskan memang secara resmi pimpinan pusat Muhammadiyah belum pernah menyatakan menerima atau menolak tentang konsesi tambang oleh pemerintah,” ujar Azrul Tanjung dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube KOMPASTV pada Senin, 29 Juli 2024.

Lebih lanjut, Azrul menjelaskan bahwa Muhammadiyah telah melibatkan berbagai pihak ahli, baik dari internal maupun eksternal organisasi, dalam melakukan kajian komprehensif.

Baca Juga: Muhammadiyah Resmi Terima Tawaran Kelola Tambang, Haedar Nashir Ungkap Ingin Wujudkan Hal Ini

Kajian ini mencakup aspek hukum, sosial, ekonomi, teknologi, dan lingkungan.

“Muhammadiyah mengkaji ini berkali-kali antar majelis, dari kajian-kajian itu kita menimbang-nimbang besar mana antara manfaat dan mudharatnya,” imbuhnya.

Salah satu alasan utama Muhammadiyah menerima tawaran ini adalah potensi manfaat ekonomi yang cukup besar.

Baca Juga: Pendaftaran Masih Dibuka! Cek 10 Universitas Muhammadiyah Terbaik di versi Webometrics: UMM Unggul

Azrul mengungkapkan bahwa lahan tambang yang akan dikelola Muhammadiyah memiliki kandungan batubara yang cukup tinggi.

Meskipun mengejar manfaat ekonomi, Muhammadiyah tetap berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan.

Azrul menegaskan bahwa Muhammadiyah akan menjalankan kegiatan pertambangan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Selain itu, Muhammadiyah juga akan melibatkan Majelis Lingkungan Hidup dalam mengawasi dan memastikan bahwa kegiatan pertambangan tidak merusak lingkungan.

Keputusan Muhammadiyah untuk menerima tawaran pengelolaan tambang merupakan hasil dari kajian yang mendalam dan pertimbangan yang matang.

Baca Juga: 10 Universitas Swasta Terbaik di Indonesia Versi Webometrics, Ada Telkom University Tapi Kampus Milik Muhammadiyah Mendominasi

Muhammadiyah melihat potensi besar dalam sektor pertambangan, baik dari segi ekonomi maupun dalam rangka pemberdayaan masyarakat.

Namun demikian, Muhammadiyah juga tetap berkomitmen untuk menjalankan kegiatan pertambangan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.***

Reporter Chellsa Sevia C
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil