AYOJAKARTA.COM -- Semakin diusut semakin kusut, kira-kira itulah yang dapat menggambarkan betapa rumitnya perkembangan kasus Vina Cirebon.
Mengingat hingga delapan tahun berjalan fakta soal aksi keji yang menewaskan dua sejoli yakni Vina dan Eki itu belum juga terurai seutuhnya.
Belum lagi pada tanggal 8 Juli 2024 lalu Pengadilan Negeri Jawa Barat telah mengabulkan gugatan praperadilan Pegi Setiawan.
Baca Juga: Hasil Tes DNA Pegi Setiawan Asal Cianjur: Fakta Mengejutkan Terkuak? Ini Kata Dedi Mulyadi
Pembebasan Pegi Setiawan ini seolah membuktikan bahwa dalang sebenarnya dari kasus ini masih berkeliaran entah di mana.
Namun miris hal itu justru melahirkan spekulasi liar dan tudingan miring dari masyarakat..
Salah satunya terhadap Pegi Setiawan asal Cianjur yang kini dihujat habis lantaran dituding sebagai sosok pelaku sebenarnya alias DPO dalam pelarian.
Seolah jengah usai menghadapi badai tudingan miring, Pegi Setiawan asal Cianjur akhirnya memberanikan diri untuk membuktikan bahwa dirinya tidak bersalah.
Pegi asal Cianjur menjawab tantangan tes DNA melalui dampingan Dedi Mulyadi selaku tokoh netral yang banyak bersuara tentang kasus Vina ini.
Dedi Mulyadi pun buka suara terkait tes DNA yang dilakukan Pegi Setiawan asal Cianjur.
Dedi menjelaskan bahwa pihak mereka tinggal menunggu hasil itu keluar.
“Tes DNAnya sudah, kemudian hari Senin akan diambil hasilnya dan kuasanya sudah diberikan penuh kepada saya untuk mengambilnya,” ujar Dedi Mulyadi dikutip Ayojakarta.com dari kanal YouTube Cumicumi pada Jumat, 12 Juli 2024.
Dedi Mulyadi menjelaskan bahwa ia sendiri yang akan mengambil hasil tes DNA Pegi Setiawan Cianjur.
Dedi meyakinkan bahwa tidak akan ada campur tangan dari pihak manapun sehingga data yang diperlukan aman.
Baca Juga: Malu Usai Dituding DPO Kasus Vina Cirebon, Pegi Setiawan Akan Gugat Polda Jabar 2 Hal Ini
“Jadi mereka sudah tidak mencampuri lagi, aman itu,” pungkas Dedi Mulyadi.
Hasil tes DNA ini diharapkan dapat mengungkap kebenaran dan memberikan kejelasan dalam kasus Vina Cirebon, yang hingga kini masih penuh teka-teki dan spekulasi.***