News

Buat Dedi Mulyadi Menangis, Begini Pengakuan Keluarga Terdakwa Kasus Vina-Eky: Dipukuli, Disiksa hingga Telinga Dimasuki Rokok

Oleh: Nadya Donna Putri Selasa 11 Jun 2024, 15:12 WIB
Buat Dedi Mulyadi Menangis, Begini Pengakuan Keluarga Terdakwa Kasus Vina-Eky: Dipukuli, Disiksa hingga Telinga Dimasuki Rokok

AYOJAKARTA.COM -- Otto Hasibuan turun tangan untuk menangani kasus Vina-Eky. Ia bersama dengan tim PERADI.

Hal tersebut dilakukan karena Dedi Mulyadi, mantan bupati Purwakarta yang saat ini anggota DPRD Jawa Barat, beserta beberapa perwakilan keluarga para terdakwa kasus Vina-Eky datang ke PERADI TOWER.

Para perwakilan keluarga terdakwa satu per satu menceritakan bagaimana keadaan para terdakwa saat membuat BAP hingga masuk penjara.

Baca Juga: Polda Jabar Akan Menyerahkan Berkas Kasus Vina-Eky ke Kejaksaan Tinggi Jawa Barat, Apa Alasannya?

Dedi Mulyadi menangis saat mendengar pengakuan keluarga para terdakwa tersebut. Berikut penjelasannya dikutip AyoJakarta.com dari YouTube KOMPASTV pada Selasa, 11 Juni 2024:

Seorang ibu yang merupakan kakak dari salah satu terdakwa mengungkapkan kalau adiknya mendapat tindakan kekerasan saat pembuatan BAP.

“Nggak (dia tidak mengaku pembunuh). Katanya (waktu mengaku sebagai pembunuh saat pembuatan BAP) karena dipukuli, disiksa, telinga dimasuki puntung rokok sampai terluka,” jelas ibu tersebut.

Baca Juga: Otto Hasibuan Turun Gunung Usut kasus Vina dan Eki Cirebon yang Makin Ruwet, Sebut Dakwaan dan Tuntutan Fiktif karena Hal Ini

Terlihat dalam video tersebut Dedi Mulyadi meringis seperti sakit saat mendengar pengakuan ibu itu dan menangis.

Padahal, adiknya itu sedang tidur bersama teman-temannya di rumah pak RT dan tidak berada di lokasi kejadian TKP.

“Sama, pak. Dia (adiknya yang terdakwa) juga nyeritain kalau dia ke rumah Hadi (salah satu terdakwa lain), lalu tidur di rumah pak RT,” jelasnya.

Baca Juga: Kasus Vina Cirebon dan Eki Penuh Kejanggalan, Otto Hasibuan Tegas Minta Polri Ganti Penyidik: Supaya Fair

Hal tersebut diketahui saat dirinya menjenguk adiknya yang menjadi terdakwa dan ditahan di Polda.

“Dari waktu jenguk di Polda,” ujar ibu tersebut dikutip AyoJakarta.com dari YouTube KOMPASTV.***

Reporter Nadya Donna Putri
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil