News

Punya Dampak Viral Sangat Fenomenal, Benarkah Perkara Kopi Sianida yang Menyeret Jessica Wongso Merupakan Contoh Perang Intelijen?

Oleh: Karseno AJ Kamis 25 Apr 2024, 17:16 WIB
Jessica Wongso Terpidana Kasus Pembunuhan Berencana Mirna Salihin dengan Kopi Sianida

AYOJAKARTA.COM - Peristiwa kematian Wayan Mirna Salihin pada 6 Januari 2016 yang menyeret nama Jessica Wongso masih menjadi perhatian publik hingga kini.

Jessica Wongso yang merupakan sahabat dari korban, saat itu dicurigai sebagai pelaku tunggal atas kematian yang kemudian dialami Mirna.

Selain karena memiliki sejumlah riwayat hukum selama menetap di Australia, alasan lain Jessica Wongso dituding sebagai pelaku karena datang lebih awal.

Gencarnya pemberitaan media saat itu terhadap kasus yang dijuluki dengan kopi sianida, membuat Jessica Wongso menjadi sorotan utama.

Baca Juga: Rismon Sianipar Sebut Jessica Wongso Memprihatinkan karena Dituduh dengan Barang Ini

Dari pemberitaan media saat itu, publik meyakini Jessica merupakan pelaku utama yang menjadi penyebab kematian Mirna.

Sebagian besar publik beranggapan, profil kepribadian serta perilaku Jessica Wongso yang dinilai tidak lazim disebut-sebut sebagai indikasi keterlibatan.

Meski upaya proses persidangan sempat diwarnai penolakan oleh Pengadilan, sejumlah penyidik yang terlibat dalam kasus tersebut akhirnya berhasil mendapatkan barang bukti.

Melalui sejumlah video rekaman CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian, sidang yang membawa Jessica sebagai tersangka kemudian digelar dan menyita perhatian.

Baca Juga: Sebut Ada Pelanggaran HAM dan Rekayasa Brutal Terhadap Jessica Wongso, Rismon Sianipar Nekat Kirim Surat Terbuka Kepada Presiden Jokowi yang Isinya…

Guna mencari titik terang kebenaran, selama proses persidangan sejumlah saksi ahli dari berbagai bidang dan disiplin keilmuan turut dihadirkan.  

Dikutip dari YouTube guru gembul, Kamis (25/4/2024) menurut sejumlah ahli racun dan forensik yang dihadirkan kuasa hukum Jessica Wongso, kandungan sianida dalam tubuh Mirna diyakini masih dalam hitungan wajar.

Sementara berdasarkan hasil rekaman video CCTV yang sempat diputar di ruang persidangan, sejumlah saksi dari pihak JPU meyakini keterlibatan Jessica.

Menurut ahli digital Rismon Sianipar yang ikut hadir sebagai saksi di persidangan, bukti rekaman CCTV merupakan hasil penyuntingan atau rekayasa.

Pernyataan terkait keaslian barang bukti rekaman CCTV, selain disampaikan Rismon di dalam ruang sidang juga dijelaskan saat menghadiri wawancara di sejumlah stasiun televisi.  

Hingga hari ini, Rismon tetap bersikeras meyakini bahwa kasus kopi sianida merupakan bentuk kriminalisasi paling brutal yang melibatkan sejumlah oknum perwira polisi.

Sehubungan dengan adanya keterlibatan sejumlah oknum perwira dalam kasus kopi sianida, sejumlah teori dan opini sempat terjadi di masyarakat.

Menurut spekulasi dan opini yang berkembang kematian Mirna bukan sekedar perkara es kopi yang dipesan Jessica, melainkan karena Mirna merupakan agen intelijen ganda.

Baca Juga: Anggap Jessica Wongso Jadi Korban Pelanggaran HAM Internasional, Rismon Sianipar Desak Presiden Jokowi Lakukan Ini

Meski tidak pernah terbukti kebenarannya, publik beranggapan bahwa sosok Wayan Mirna semasa hidup bukanlah wanita biasa pada umumnya.

Selain karena dampak publikasi yang spektakuler, dugaan keterlibatan sejumlah petinggi polisi dan saksi ahli juga ditengarai merupakan rentetan indikasi.  ***

Reporter Karseno AJ
Editor Desi Kris