AYOJAKARTA.COM - Hotman Paris Hutapea yang merupakan salah satu Anggota Tim Pembela Prabowo-Gibran, memberikan tanggapannya terhadap keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang menolak semua gugatan dari pasangan Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud terkait sengketa hasil pemilihan umum pada Senin, 22 April 2024.
Ia menyatakan kecurigaannya terhadap perbedaan pendapat dalam keputusan MK mengenai sengketa hasil pemilihan umum 2024, yang disampaikannya setelah MK memutuskan menolak semua gugatan dari kedua pasangan tersebut.
“Sejak awal pemeriksaan saksi dan bukti saya curiga kepada dua Hakim saya selalu bisik-bisik, Kenapa itu orang kalau ada bukti yang kira-kira menguntungkan 01 dan 03, langsung dicecar kalau itu merugikan 02” kata Pengacara Kondang, Hotman Paris Hutapea, dikutip Ayojakarta.com dari Youtube Tvonenews, pada Selasa, 23 April 2024.
Baca Juga: MK Tolak Permohonan AMIN, Refly Harun Yakin Bansos Digunakan untuk Pemenangan 02: Kami Hampir Down
“Saya tidak Saya dari awal sudah mengatakan pasti nanti ini akan dissenting opinion yaitu Prof Enny Purbaningsih dan Saldi Isra” ucapnya.
Ia pun menegaskan dari awal persidangan ia sudah memastikan dua hakim tersebut pasti dissenting opinion.
“Dari awal persidangan saya sudah mengatakan pasti disenting” lanjutnya.
Baca Juga: 3 Hakim MK Dissenting Opinion Terhadap Putusan Sengketa Pilpres 2024
Hotman Paris menyampaikan bahwa dari tiga hakim, dua di antaranya, yakni Profesor Enny Purbaningsih dan Saldi Isra, sudah sejak awal dicurigai akan menyampaikan pendapat yang berbeda atau tidak memiliki niat untuk mendukung paslon 02.
Lebih lanjut, Hotman Paris menyatakan bahwa ia merasa heran dengan pendapat hakim konstitusi Enny Nurbaningsih yang mengklaim bahwa bantuan sosial (bansos) tidak termasuk dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
“Yang aneh lagi pendapatnya Profesor ini adalah dia mengatakan dia tidak melihat Bansos itu di APBN ini benar-benar Aneh banget itu orang ya benar loh dia bilang begitu tadi dia tidak melihat ada Bansos di APBN ya kan” ucapnya.
Hotman juga mengatakan bahwa Saldi Isra menyampaikan bansos itu ada tapi dia bilang sangat masif menjelang pemilu.
“Yang kedua Saldi Isra mengatakan bahwa memang Bansos itu ada tapi dia bilang sangat masif menjelang pemilu” ucapnya.***