News

Pengamat Sebut Gibran Rakabuming Raka Lebih Menarik Jadi Calon Ketum Golkar, Ini Alasannya

Oleh: Linda Wati Rabu 13 Mar 2024, 09:21 WIB
Pengamat Sebut Gibran Rakabuming Raka Lebih Menarik Jadi Calon Ketum Golkar, Ini Alasannya

AYOJAKARTA.COM -- Belakangan ini, isu Presiden Joko Widodo akan menjadi calon Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar ramai diperbincangkan. Selain Jokowi, kini Gibran Rakabuming Raka pun juga kerap disebut.

M. Qodari pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indo Barometer menyebut jika Wali Kota Solo sekaligus cawapres nomor urut 02, Gibran Rakabuming Raka lebih menarik menjadi calon ketum Partai Golkar.

M. Qodari menjelaskan, bahwa Gibran Rakabuming Raka tidak lama lagi akan menempati jabatan strategis yakni sebagai orang nomor 2 di Indonesia.

Baca Juga: Gibran Rakabuming Berpotensi Jadi Ketua Umum Golkar, Bukan Jokowi atau Bahlil

Gibran Rakabuming Raka akan dilantik pada Oktober 2024 sebagai Wakil Presiden RI jika KPU meresmikan paslon 02 sebagai pemenang Pilpres.

“Kenapa Gibran ini menjadi calon Ketua Umum Golkar yang menarik, pertama karena dia akan dilantik sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia pada bulan Oktober 2024 yang akan datang,” kata M. Qodari dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Metrotv.

Menurutnya, Golkar memiliki kecenderungan kuat sebagai partai yang menjadi bagian dari pemerintahan, yang memiliki akses tak hanya menteri tetapi juga Wakil presiden.

Baca Juga: Mahfud MD Sarankan Gibran Rakabuming Raka Perhatikan RUU Pemilihan Gubernur Jakarta

“Kita tahu bahwa Partai Golkar punya kecenderungan yang sangat kuat untuk memiliki kaki, memiliki akses di pemerintahan bukan hanya Menteri atau bahkan Wakil Presiden,” jelasnya.

Selain itu, Pengamat Politik tersebut juga melihat sejarah yang pernah terjadi pada wakil presiden (wapres) ke-10 dan 12 Jusuf Kalla ketika menjabat pertama kali pada periode 2004-2009.

Di saat yang sama, Jusuf Kalla (JK) juga berhasil menjabat sebagai ketua umum Golkar.

Baca Juga: Gusti Bhre Digadangkan Bakal Gantikan Gibran Pimpin Solo, Mangkunegara X: Mengalir Aja

Kemudian, menurut Qodari, Partai Golkar ke depannya perlu berorientasi terhadap anak muda karena saat ini pemilih yang terbanyak berasal dari kalangan muda.

Untuk itu, tantangannya partai Golkar juga harus diisi oleh banyak anak muda.

Sementara itu, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartanto menyebut bahwa Presiden Jokowi memiliki kedekatan dengan Golkar.

Hal itu bisa dilihat juga dari iklan-iklan Partai Golkar bersama Presiden Jokowi.

Baca Juga: Wakil Ketua TKN Prabowo-Gibran Sebut Hak Angket Dilakukan karena Tidak Ada Bukti Kecurangan Pemilu 2024

“Pak Jokowi sama Golkar memang sudah rapat, jadi karena sudah rapat sudah beriringan lihat saja iklan-iklan Partai Golkar bersama Pak Jokowi, sehingga tentu itu menunjukan kedekatan dan kenyamanan Pak Jokowi dengan Partai Golkar,” ujarnya.***

Reporter Linda Wati
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil