News

Heboh Anggaran Program Makan Siang Gratis Sudah Dibahas di Rapat Kabinet, Menkes Budi Gunadi Sadikin: Sebaiknya Mulai...

Oleh: Salman Muhammad Ilham Rabu 28 Feb 2024, 06:46 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin

AYOJAKARTA.COM - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin, memberikan tanggapan terkait anggaran program makan siang gratis

Rencananya, anggaran program makan siang gratis ini akan diberikan sebesar Rp15 ribu per anak setiap harinya.

Budi Gunadi Sadikin menyampaikan pada sidang Kabinet di Istana, Senin (26/2/2024) lalu, membahas perihal APBN 2025, sembari menunggu hasil resmi Pemilu 2024.

Baca Juga: Rapat Kabinet Presiden Jokowi Malah Bahas Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran, Mahfud MD: Antisipasi Kalau…

Salah satu hal yang dibahas dalam sidang tersebut adalah program makan siang gratis yang dimiliki oleh pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka.

Namun, Budi Gunadi Sadikin mengatakan bahwa pembahasan tersebut baru sebatas bagian kecil dari rencana program yang dibawa.

“Kemarin itu yang dibicarakan adalah supaya anggaran 2025 dipersiapkan untuk transisi ke masa presiden berikutnya, dan salah satu program utamanya kan makan siang gratis itu. Jadi sebaiknya agar mulai dihitung dan dianggarkan,” ucap Budi, dikutip dari Kompas TV, Rabu (28/2/2023).

Baca Juga: Tuai Polemik, Program Makan Siang Gratis Prabowo-Gibran Diprediksi Defisit APBN 2025, Airlangga Hartarto Tegaskan Hal Ini

Menurut Budi, program makan siang gratis ini dapat mendukung beberapa program kesehatan lainnya, terkait dengan pengurangan stunting yang saat ini sedang dilakukan oleh menteri kesehatan.

“Misalnya, program bayi dan ibu hamil terkait dengan stunting itu terus. Jadi (makan siang gratis) melengkapi yang sudah ada sekarang ditambah bukan hanya balita, tetapi di atas balita juga ingin kita ditambah dengan program makan siang,” ucap Budi.

Namun, Budi mengatakan bahwa yang dibahas ketika sidang kabinet, belum membahas terkait dengan kebutuhan gizi yang akan diterima.

Baca Juga: Program Makan Siang Gratis Sudah Dibicarakan di Sidang Kabinet, Peneliti Ekonomi Menilai Terlalu Dipaksakan karena Ruang Fiskal Sempit

Saat ini pemerintah masih berfokus dalam memperhitungkan anggaran yang dibutuhkan untuk menjalankan program makan siang gratis tersebut.

Budi juga menilai bahwa makan siang gratis ini sebenarnya sudah melekat dalam kehidupan sehari-hari, hanya bedanya dijadikan program resmi.

“(Gizi) itu belum dibicarakan. Itu belum dibicarakan, tetapi dulu di sekolah kan makan, di pesantren orang juga terbiasa diberikan makan. perilaku atau budaya makan bersama atau makan gratis ini sebenernya dalam kehidupan sehari-hari sudah terjadi, sehingga hanya diformalkan saja,” tutur Budi.

Program makan siang dan susu gratis rencananya akan diberikan kepada balita, ibu hamil, serta anak SMP dan daerah yang memiliki kasus stunting tinggi.

Hal ini juga sesuai dengan yang disampaikan oleh Prabowo-Gibran dalam kampanyenya, yang mengatakan akan memberikan makan siang kepada siswa pra-sekolah, sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), dan pesantren.

Baca Juga: Program Makan Siang Gratis Prabowo – Gibran Dibahas dalam Rapat Kabinet, Pengamat Analisis Kementerian yang Tepat untuk Tangani

Diketahui anggaran sementara untuk makan siang gratis sebesar Rp 15 ribu, namun jumlah ini masih diperhitungkan.

Budi sendiri mengaku bahwa Kementerian Kesehatan sudah memiliki data masyarakat yang akan menerima program makan siang gratis.***

Reporter Salman Muhammad Ilham
Editor Desi Kris