News

Harga Beras Melejit, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan Sebut Beras Subsidi Tidak Naik

Oleh: Riky Iskandar Senin 26 Feb 2024, 19:19 WIB
Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan

AYOJAKARTA.COM -- Harga beras saat ini sedang mengalami lonjakan yang signifikan sehingga daya beli masyarakat terhadap beras yang berkualitas mengalami penurunan.

Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan menyoroti permasalahan harga beras yang harganya mengalami kenaikan.

Ia mengatakan bahwa harga beras ditargetkan untuk tetap stabil mulai April hingga Mei 2024 mendatang mengingat beras saat ini telah memasuki musim panen yang diharapkan akan meningkatkan stok.

Baca Juga: Pilpres Sudah Selesai, Pilgub Jakarta Kapan Digelar? Dua Kandidat Ini Sudah Siap Maju

Menurutnya, harga beras lokal dan subsidi tidak akan mengalami kenaikan.

Untuk itu, ia menganjurkan masyarakat untuk tetap memilih beras dari Badan Urusan Logistik (Bulog) dan beras subsidi sambil menunggu stabilisasi harga beras premium.

Sebelumnya, terjadi peningkatan signifikan harga beras, di mana beras medium naik hingga mencapai Rp14.000 dan beras premium mencapai Rp18.000.

Baca Juga: Harga Beras Melonjak Tinggi! Pemerintah Berikan 2 Bansos Ini untuk Mengantisipasi, Apa Saja?

"Kalau harga ini terasa mahal, masyarakat dapat memilih alternatif beras yang juga berkualitas dari beras komersial Bulog atau SPHP," kata Zulhas dikutip ayojakarta.com dari YouTube Kompas TV pada Senin (26/2/2024).

Dengan demikian, kata Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) itu, laju kenaikan harga beras lokal yang belum panen dapat tertahan jika permintaannya menurun.

"Resikonya adalah harga beras premium lokal dapat terus naik, namun pemerintah akan berupaya untuk menjaga agar harga beras tetap stabil dan tidak naik," ujarnya.

Baca Juga: Harga Beras Naik Tajam, 2 Bansos Ini Antisipasi Kenaikan Harga Beras, Termasuk BLT Mitigasi Risiko Pangan?

Ia optimis bahwa dengan sebagian besar panen diperkirakan terjadi pada Maret, puncaknya akan terjadi pada April hingga Mei, di mana harga beras lokal diharapkan akan stabil.

Sementara itu, beras yang disediakan pemerintah akan tetap tersedia dengan harga yang stabil dan tidak mengalami kenaikan.

"Mudah-mudahan nanti Maret sudah sebagian panen, tapi puncaknya saya kira April atau Mei baru akan stabil untuk beras lokal tapi beras yang disediakan pemerintah harganya tetap dan tidak naik dan tersedia," tegasnya.***

Reporter Riky Iskandar
Editor Fathul Amanah