News

Kabar Baik dan Buruk! Pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan Diundur Tak Jadi Bulan Februari, tapi Dirapel 3 Bulan Langsung

Oleh: Riky Iskandar Rabu 21 Feb 2024, 15:05 WIB
BLT Mitigasi Risiko direncanakan cair pada bulan Februari namun kini dipastikan akan diundur proses pencairannya.

AYOJAKARTA.COM -- Kabar tentang pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan masih terus dinantikan oleh Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Awalnya, BLT Mitigasi Risiko direncanakan cair pada bulan Februari namun kini dipastikan akan diundur proses pencairannya.

Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian menyatakan bahwa pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan diundur hingga bulan Ramadhan.

Dikutip AyoJakarta.com dari channel YouTube DIARY BANSOS, disebutkan bahwa awalnya ada informasi yang menyebutkan bahwa BLT Mitigasi Risiko Pangan akan dicairkan di awal bulan Februari.

Baca Juga: KPM Bansos Wajib Tahu, Ini 10 Kode Etik Pendamping Sosial dalam Proses Pencatatan dan Penerimaan Bantuan

Kemudian ada pula informasi yang menyebutkan bantuan pengganti BLT Mitigasi Risiko Pangan itu akan cair sebelum atau setelah Pemilu.

Selanjutnya, ada pula informasi yang menyebutkan bahwa BLT Mitigasi Risiko Pangan cair 10 hari terakhir bulan Februari.

Terbaru, informasi yang didapatkan langsung dari Menko Perekonomian Airlangga Hartarto yang menyebutkan bahwa BLT Mitigasi Risiko Pangan akan cair pada bulan Ramadhan.

Sehingga dengan demikian, BLT Mitigasi yang awalnya direncanakan cair bulan Februari, akan mundur menjadi Bulan Maret saat bulan Ramadhan tiba.

Baca Juga: Alhamdulillah! Bansos Tahap 2 Dipercepat Pencairannya pada 21-27 Februari 2024, Apakah Bansos Beras 10 Kg, PKH, atau BPNT?

Namun demikian, tanggal pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan ini belum ditetapkan karena bansos pangan berupa beras 10 kg masih berlangsung hingga saat in.

Nantinya, bantuan BLT Mitigasi Risiko Pangan ini akan diberikan kepada masyarakat yang terdaftar sebagai KPM yang diketahui berjumlah sekitar 18,8 juta KPM di seluruh Indonesia.

Adapun yang menjadi sasaran untuk program BLT Mitigasi Risiko Pangan ini, penerima akan mendapatkan bantuan sebesar Rp600.000 untuk setiap KPM dan diberikan langsung satu kali penyaluran untuk 3 bulan yaitu Januari, Februari dan Maret tahun 2024.

Kemungkinan proses penyaluran BLT Mitigasi Risiko Pangan ini nantinya akan dicairkan lewat kartu KKS dan ada yang lewat PT Pos Indonesia.

Baca Juga: Harga Beras Naik Tajam, 2 Bansos Ini Antisipasi Kenaikan Harga Beras, Termasuk BLT Mitigasi Risiko Pangan?

Biasanya, apabila bansos sudah mendekati masa pencairan maka akan terlihat pada update status pencairan di aplikasi SIKS-NG.

Aplikasi SIKS-NG yang hanya bisa diakses oleh pihak tertentu itu akan menampilkan bahwa status penyaluran bansos sudah terbit SP2D atau Surat Perintah Pembayaran Dana.

Demikian itulah kabar baik dan kabar buruk soal pencairan bansos BLT Mitigasi Risiko Pangan.***

Reporter Riky Iskandar
Editor Tedi Rukmana