News

Hore PKH dan BPNT Tahap 1 Lanjut Cair KKS dan POS 15 Februari Dirapel BLT Beras, 600 Ribu dan BLT Sekolah? Ini Update SIKS-NG

Oleh: Dewi Nurrohmah Wulansari,Sp Kamis 15 Feb 2024, 14:20 WIB
Bansos Kemensos Cair Setelah Pemilu bulan Februari 2024.

AYOJAKARTA.COM - Pesta demokrasi rakyat 5 tahunan Pemilu 2024 telah usai, saatnya Pemerintah kembali melanjutkan pencairan bansos baik reguler maupun tambahan untuk keluarga penerima manfaat (KPM).

Pencairan bansos Pemerintah memang dihentikan beberapa hari mengingat diselenggarakan Pemilu 2024 pada tanggal 14 Februari 2024.

Beberapa bansos yang dihentikan sementara untuk pencairannya adalah PKH Tahap 1, BPNT Tahap 1, dan Cadangan Beras Pemerintah 10 kg.

Baca Juga: Info PKH dan BPNT Tahap 1 Cair 16 Februari, Tancap Gas untuk 12 Ribu KPM Kota Ini, Tunggu Undangan Pos Siap Dibagi!

Pemerintah telah memberikan kepastian terkait waktu penyaluran kembali bansos di tanggal 15 Februari 2024

Sasaran penerima bansos masih sama dengan pencairan tahun sebelumnya yaitu ditujukan bagi KPM yang terdaftar aktif di DTKS Kemensos RI dan dinyatakan layak sebagai penerima bantuan.

Penyaluran bantuan reguler Pemerintah tahap 1 sudah disalurkan kepada KPM mulai tanggal 31 Januari 2024 hingga di 13 Februari 2024 dan dihentikan untuk Hari Pemungutan Suara Pemilu 2024.

Baca Juga: Rezeki Setelah Pemilu 2024! Bansos PKH, BPNT dan BLT Mitigasi Risiko Pangan Cair Lagi Rp 200 Ribu di Tanggal Ini

Untuk pencairan bansos baik di PT Pos Indonesia dan KKS ATM Merah Putih Bank Himbara akan mulai dilanjutkan hari ini.

Lalu bansos apa saja yang akan dicairkan kembali di tanggal 15 Februari 2024?

Dilansir AyoJakarta.com dari unggahan video di kanal YouTube INFO BANSOS (12/2/24), lima bansos yang akan dicairkan kembali dan menyusul dicairkan mulai tanggal 15 Februari 2024.

Baca Juga: Hore! Terpantau Bansos PKH dan BPNT Akan Kembali Dicairkan Setelah Pemilu di Daerah Ini

1. Bansos PKH

PKH (Program Keluarga Harapan) tahap mulai dicairkan kembali di tanggal 15 Februari 2024 untuk 10 juta KPM.

Pencairan PKH dilakukan di KKS ATM Merah Putih Bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, BSI khusus Provinsi Aceh) untuk periode Januari-Februari 2024.

Sedangkan untuk pencairan penyaluran di PT Pos Indonesia sudah dicairkan mulai periode salur Januari-Maret 2024.

Berikut nominal bantuan yang diterima sesuai dengan komponen yang dimiliki.

Baca Juga: Hari Ini Pencairan Bansos PKH BPNT Beras 10 Kilogram Dihentikan? KPM Jangan Panik Dulu, Ternyata Ini Alasannya

-  SD sederajat: Rp150 ribu (penyaluran KKS) dan Rp225 ribu (penyaluran PT Pos Indonesia).
- SMP sederajat: Rp225 ribu (penyaluran KKS) dan Rp375 ribu (penyaluran PT Pos Indonesia).
- SMA/SMK sederajat: Rp334 ribu (penyaluran KKS) dan Rp500 ribu (penyaluran PT Pos Indonesia).
- Lansia 60 tahun ke atas: Rp400 ribu (penyaluran KKS) dan Rp600 ribu (penyaluran PT Pos Indonesia).
- Penyandang disabilitas: Rp400 ribu (penyaluran KKS) dan Rp600 ribu (penyaluran PT Pos Indonesia).
- Anak usia dini (0-6 tahun): Rp500 ribu (penyaluran KKS) dan Rp750 ribu (penyaluran PT Pos Indonesia).
- Ibu hamil: Rp500 ribu (penyaluran KKS) dan Rp750 ribu (penyaluran PT Pos Indonesia).

Baca Juga: Bantuan PKH dan BPNT Kembali Cair Setelah Pemilu, KPM dengan Kategori Ini akan Terima Bantuan Rp750 Ribu, Rp800 Ribu, dan Rp950 Ribu

2. BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai)

Bansos BPNT akan dicairkan kembali mulai 15 Februari 2024 kepada 18,8 juta keluarga penerima manfaat (KPM).

BPNT disalurkan untuk periode yang sama di bulan Januari 2024 melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara (BNI, BRI, Mandiri, BSI khusus Provinsi Aceh) dan PT Pos Indonesia.

Nominal bantuan yang diterima KPM baik yang cair melalui PT Pos Indonesia maupun KKS ATM Merah Putih Bank Himbara sama yaitu Rp200 ribu.

Baca Juga: 2 Instruksi Kemensos Terkait Pencairan Bansos PKH dan BPNT, Salah Satunya Penghapusan Ratusan Ribu KPM

3. Bantuan CBP (Cadangan Beras Pemerintah) 10 kg

Bansos CBP 10 kg akan dicairkan kembali mulai 15 Februari 2024 kepada 22 juta keluarga penerima manfaat yang sebelumnya penyaluran sempat dihentikan mulai tanggal 8-14 Februari 2024 karena bertepatan dengan masa tenang Pemilu 2024.

Bansos CBP 10 kg dikelola oleh Kemensos RI dan Badan Pangan Nasional serta bekerja sama dengan Perum Bulog.

Bantuan CBP 10 kg di tahun 2024 diberikan kepada 22 juta KPM penerima bansos PKH dan BPNT yang terdaftar di DTKS Kemensos RI dan merupakan bagian desil P3KE Kemenko PMK.

Penyaluran CBP 10 kg akan kembali dilakukan di kantor pos cabang kecamatan kota terdekat atau titik komunitas yang ditentukan oleh PT Pos Indonesia baik di kantor kelurahan atau desa.

Untuk KPM yang memiliki Disabilitas berat dan lansia dengan sakit menahun maka bansos akan diantarkan langsung oleh pihak transporter PT Pos Indonesia.

4. BLT Mitigasi Risiko Pangan

BLT Mitigasi Risiko Pangan sebesar Rp600 ribu yang masih ditunggu penyalurannya setelah Pemilu 2024.

BLT ini diperuntukkan bagi 18,8 juta KPM BPNT murni dan KPM BPNT+PKH dengan periode salur Januari-Maret 2024.

BLT Mitigasi akan disalurkan melalui KKS ATM Merah Putih Bank Himbara atau BSI dan PT Pos Indonesia diprediksi paling lambat di minggu keempat bulan Februari 2024.

Untuk status update SIKS-NG masih belum terpantau ada progres pencairan karena masih bernama BLT El Nino 2023 periode salur November-Desember.

Baca Juga: BLT Mitigasi Cair Setelah 16 Februari 2024? Update PKH dan BPNT Hari Ini, Kabar Gembira bagi Pemilik KKS Bank BSI

5. PIP Kemdikbud RI

PIP Kemdikbud RI merupakan bansos pendidikan yang diberikan kepada siswa siswi SD, SMP, SMA, SMK yang mengalami kesulitan biaya sekolah karena berasal dari keluarga kurang mampu atau rentan miskin.

PIP Kemdikbud RI diprediksi juga akan disalurkan di bulan Februari akhir atau Maret 2024 dengan persyaratan penerima bantuan harus melakukan aktivasi rekening SimPel BRI (jenjang SD dan SMP sederajat), BNI (jenjang SMA/SMK Sederajat) dan BSI (semua jenjang khusus untuk wilayah Provinsi Aceh) sebelum tanggal 29 Februari 2024.

Nominal pencairan bansos PIP Kemdikbud RI 2024 yang mana memasuki periode salur Februari-April, sebagai berikut:

- SD sederajat: Rp450 ribu per tahun.
Untuk kelas 6 semester genap dan kelas 1 semester ganjil sebesar Rp225 ribu.

- SMP sederajat: Rp750 ribu per tahun.
Untuk Kelas 9 semester genap dan kelas 7 semester ganjil sebesar Rp375 ribu.

- SMA, SMK, Sederajat: Rp1,8 juta per tahun
Untuk kelas 12 semester genap dan kelas 10 semester ganjil Rp900 ribu.***

Reporter Dewi Nurrohmah Wulansari,Sp
Editor Desi Kris