News

Respons Rocky Gerung Soal Film Dirty Vote: Dokumenter Ini Bukan Sekadar Olokan atau Pembelaan

Oleh: Sahdan Maulana Senin 12 Feb 2024, 15:25 WIB
Respons Rocky Gerung Soal Film Dirty Vote: Dokumenter Ini Bukan Sekadar Olokan atau Pembelaan

AYOJAKARTA.COM -- Ramai-ramai orang di media sosial membicarakan film dokumenter yang berjudul Dirty Vote.

Film yang berisikan tentang narasi-narasi kecurangan pada Pemilu dan penyimpangan lainnya di Indonesia yang menganut asas demokrasi.

Pakar politik ternama, Rocky Gerung juga memberikan tanggapannya terkait film Dirty Vote.

Baca Juga: Film Dokumenter 'Dirty Vote' Viral, TKN Prabowo – Gibran Sebut Narasi dari Ketiga Ahli Tidak Mendasar

Rocky Gerung menyebut bahwa fil Dirty Vote ini setara dengan karya-karya kontroversial yang sebelumnya Hadi

Rocky Gerung merasa kaget karena keberanian pembuat film mengungkap angsa hitam dalam politik.

"Ini seperti buku Nasim The Black SW, membuat kita kaget dengan keberanian mengungkap angsa hitam dalam politik kita," kata Rocky dikutip dari YouTube Rocky Gerung Official, Senin 12 Februari 2024.

Rocky menilai, film Dirty Vote bukanlah sebuah olokan, melainkan sebuah teguran etis dan moal terhadap Presiden Jokowi.

Baca Juga: Film Dirty Vote Ungkap Ucapan Jokowi Tidak Sesuai Kenyataan tentang Gibran Rakabuming, Banyak Kebohongan?

"Film ini bukan sekedar olokan atau pembelaan, tapi teguran etis dan moral terhadap Jokowi," ucap Rocky.

Menurutnya, film ini merupakan gabungan dari beberapa kecurangan yang diberi narasi sedemikian rupa oleh para pakar hukum dan aktivis.

"Ini hasil riset, akumulasi kecurangan yang dijahit dan diberi narasi oleh para pakar hukum dan aktivis," ujar Rocky.

Rocky juga mengatakan bahwa film Dirty Vote mengajak masyaramat untuk menciptakan sintesis baru untuk demokrasi.

Baca Juga: Pro Kontra Film Dirty Vote, Jusuf Kalla: Semuanya Kebenaran dan Hanya 25 Persen Dibanding Kenyataan yang Ada

"Film ini adalah antitesis terhadap tesis kekuasaan, mengajak kita menciptakan sintesis baru untuk demokrasi Indonesia," tandasnya.

Sebagai informasi film dokumenter Dirty Vote digarap oleh sutradara Dandhy Dwi Laksono

Film Dirty Vote ditayangkan perdana melalui kanal rumah produksi WatchDoc di YouTube pada 11 Februari 2024 lalu.

Film tersebut menampilkan e pakar hukum tata negara, yakni Feri Amsari, Bivitri Susanti, dan Zainal Arifin Mochtar yang mengupas soal kecurangan-kecurangan saat Pemilu.***

Reporter Sahdan Maulana
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil