News

Pro Kontra Film Dirty Vote, Jusuf Kalla: Semuanya Kebenaran dan Hanya 25 Persen Dibanding Kenyataan yang Ada

Oleh: Dyah Arum Ratri Senin 12 Feb 2024, 14:17 WIB
Pro Kontra Film Dirty Vote, Jusuf Kalla: Semuanya Kebenaran dan Hanya 25 Persen Dibanding Kenyataan yang Ada

AYOJAKARTA.COM -- Di masa tenang kampanye Pemilu 2024, publik justru dikejutkan dengan munculnya film dokumenter berjudul Dirty Vote.

Film dokumenter berjudul Dirty Vote ini ditayangkan secara gratis melalui kanal YouTube dan berdurasi hampir 2 jam.

Dibintangi oleh tiga ahli hukum tata negara, film ini menjabarkan soal dugaan adanya kecurangan di Pilpres 2024,

 Baca Juga: Tanggapi Film Dokumenter Dirty Vote, TKN Prabowo-Gibran Sebut Sengaja Diluncurkan di Masa Tenang

Kemunculan film dokumenter Dirty Vote ini pun menuai reaksi dari berbagai kalangan, tak terkecuali tokoh-tokoh penting kenegaraan.

Salah satu yang turut mengomentari tayangan film Dirty Vote ini adalah Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla.

Dikutip dari akun Tiktok @metro_tv pada (12/2/24), Jusuf Kalla mengakui jika dirinya sudah menonton film dokumenter tersebut.

“Iya, saya sudah nonton tadi malam,” ungkap Jusuf Kalla.

 Baca Juga: Film Dokumenter Dirty Vote Dianggap Upaya untuk Menyabotase Pemilu, Todung Mulya Lubis Berikan Analisis Kritis

Saat dimintai tanggapannya, Jusuf Kalla menyebut bahwa isi dari film tersebut menurut dirinya sangat luar biasa.

Tak hanya itu saja, Jusuf Kalla juga menyebut jika apa yang ditayangkan dalam film tersebut merupakan kebenaran karena disertai dengan bukti.

“Dan film itu betul-betul luar biasa,” ujar Jusuf Kalla.

“Tapi semuanya kebenaran kan karena lengkap dengan foto, lengkap dengan kesaksian,” lanjutnya.

 Baca Juga: Viral Film Dokumenter Dirty Vote Jelang Pemilu 14 Februari 2024, Bawaslu: Silakan Kritik Kami

Selain itu, bagi dirinya pribadi, Jusuf Kalla mengatakan jika film tersebut hanya menguak 25 persen dari kenyataan yang ada.

“Tapi bagi saya, saya kira film itu masih ringan dibanding kenyataan yang ada,” tutur Jusuf Kalla.

Lebih lanjut Jusuf Kalla menyebut, “Masih tidak semuanya mungkin baru 25 persen.”

Jusuf Kalla lantas menerangkan mengapa bagi dirinya film tersebut baru menguak 25 persen saja dari kenyataan sebenarnya.

 Baca Juga: Film Dokumenter Dirty Vote Dirilis, Begini Tanggapan Menohok Komisaris PT Pelni Dede Budhyarto

“Karena tidak mencakup apa yang kejadian di daerah-daerah, apa yang kejadian di kampung-kampung, apa yang kejadian bagaimana bansos ini diterima orang, bagaimana datang petugas-petugas mempengaruhi orang,” terang Jusuf Kalla.

“Jadi masih banyak lagi sebenarnya yang jauh lebih banyak mungkin suasananya lebih sopan lah,” lanjutnya.

Menurut pendapat Jusuf Kalla, sudah pasti ada pihak yang akan marah besar jika semuanya dibongkar habis.

“Masih sopan masih bagian pihak lain pasti marah apalagi kalau dibongkar semuanya,” tegasnya.

 Baca Juga: Film Dirty Vote Rilis Jelang Pilpres 2024, Mantan Mendag RI Sebut Itu Bukan Dokumenter tapi Kampanye Terselubung

Kemudian saat ditanya mengenai pendapatnya ketika ada pihak yang menyebut bahwa isi dari film Dirty Vote tersebut merupakan fitnah, Jusuf Kalla menjawab begini.

“Semua orang bisa mengatakan fitnah, tunjukkan dimana fitnahnya,” kata Jusuf Kalla.

“Karena semua ada data dulu keluar baru komentar kan tidak ada hanya pidato semua ada angka-angkanya tanggal-tanggalnya,” jelasnya lagi.***

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Eneng Reni Nuraisyah Jamil