AYOJAKARTA.COM -- Informasi hasil cek saldo BLT Mitigasi Risiko Pangan masih dinantikan Keluarga Penerima Manfaat (KPM) hingga hari ini.
Para KPM berharap agar BLT Mitigasi Risiko Pangan segera cair agar bisa dimanfaatkan untuk kepentingan membeli kebutuhan pokok.
Kabar terbaru hari ini, hasil cek saldo terpantau ada KPM yang melaporkan bahwa di daerahnya bantuan sudah cair Rp 600.000.
Apakah saldo yang cair itu adalah BLT Mitigasi Risiko Pangan? simak hingga akhir.
Baca Juga: Hari Ini Ada Saldo Masuk Rp 1.550.000 ke Rekening KPM, Cek Apakah Kamu Juga Dapat?
Dikutip ayojakarta.com dari YouTube Gania Vlog pada Kamis (8/2/2024), disebutkan bahwa pemerintah telah menyepakati untuk kembali memberikan BLT kepada masyarakat miskin yang tergolong KPM.
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan bantuan itu bertajuk BLT Mitigasi Risiko Pangan untuk menggantikan BLT El Nino.
Adapun yang menjadi pembeda dalam BLT Mitigasi Risiko Pangan, pemerintah menyalurkan bantuan untuk periode 3 bulan langsung yakni Januari sampai Maret tahun 2024.
Besaran yang akan diterima KPM BLT Mitigasi Risiko Pangan sebesar Rp 200.000 per bulan sehingga totalnya Rp 600.000 yang akan diterima KPM .
Nantinya BLT Mitigasi Risiko Pangan untuk alokasi 3 bulan itu akan dievaluasi setelah dicairkan oleh pemerintah.
Meski periode pelaksanaannya dimulai pada Januari, Airlangga Hartarto menyebut BLT Mitigasi Risiko Pangan akan disalurkan pada Februari 2024.
Adapun target penerima BLT Mitigasi Risiko Pangan sama dengan jumlah penerima BLT El Nino yakni sebanyak 18,8 juta KPM.
Penerima BLT Mitigasi Risiko Pangan ini datanya akan berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos), sama seperti BLT El Nino.
Proses mekanisme pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan Rp 600.000 diprediksi akan dicairkan lewat KKS merah putih dan melalui PT Pos Indonesia.
Ada kabar tersebar di media sosial hari ini, BLT Mitigasi Risiko Pangan senilai Rp 600.000 sudah mulai disalurkan di daerah Pemulihan, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.
Informasi pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan itu berdasarkan hasil cek saldo KPM dalam bentuk struk.
Namun demikian belum diketahui apakah bantuan yang dalam struknya tertera nominal Rp 600.000 itu adalah BLT Mitigasi Risiko Pangan.
Berdasarkan hasil cek pada sistem SIKS-NG hari ini, BLT Mitigasi Risiko Pangan masih belum diterbitkan Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).
Diperkirakan BLT Mitigasi Risiko Pangan ini akan benar-benar dicairkan secara bertahap ke semua rekening KPM sebelum Pemilu 14 Februari 2024.
Jika sebelum Pemilu proses pencairan BLT Mitigasi Risiko Pangan belum selesai maka akan dilanjutkan setelahnya.
Demikian hasil cek saldo BLT Mitigasi Risiko Pangan pada Kamis 8 Februari 2024.***