AYOJAKARTA.COM - Kementerian Kesehatan menggaungkan program nyamuk Wolbachia sebagai inovasi strategi baru di Indonesia.
Strategi yang dilakukan Kemenkes diklaim sebagai upaya untuk mengatasi penularan kasus dengue atau Demam Berdarah (DBD).
Eks Menkes atau Mantan Menteri Kesehatan yakni Siti Fadilah Supari membagikan informasi dalam Instagram @siti_fadilah_supari bahwa Kemenkes siap memproduksi 40 juta telur nyamuk Wolbachia per minggunya.
Menurut Kemenkes inovasi Wolbachia turut menekan angka kasus DBD yang sudah terbukti ampuh secara penelitian.
Terdapat lima kota yang akan menjadi pilot project nyamuk Wolbachia, yaitu Jakarta Barat, Bandung, Bontang, Semarang, dan Kupang.
Akan tetapi, belum lama ini Kemenkes mendapatkan penolakan penerapan inovasi nyamuk Wolbachia di Provinsi Bali.
Kontoversi penyebaran nyamuk Wolbachia hingga saat ini masih berlanjut.
Bahkan Eks Menkes Siti Fadilah turut harap cemas dalam program yang digaungkan Kemenkes tersebut.
"Ya Allah. Kok tega-teganya thd bangsa nya sendiri," ucap Siti Fadilah dalam caption Instagram.
Baca Juga: Nyamuk Wolbachia Jadi 'Pilot Project' di 5 Kota, Benarkah Dapat Menekan Kasus DBD?
Ia bahkan berharap Pemerintahan baru untuk tak memberikan izin terkait produksi nyamuk Wolbachia.
"Mudah2an presiden yang baru tidak mengijinkan hal ini," harapnya.
Siti Fadilah tak menjelaskan apa maksud dibalik pernyataan yang ia lontarkan dalam Instagram pribadinya.
Namun, dari perkataan tersebut ia jelas tidak setuju terhadap program nyamuk Wolbachia.
Hingga berita ini ditulis unggahan Instagram Eks Menkes Siti Fadilah sudah mendapatkan komentar sebanyak 1164 dari warganet.
Dalam pantauan AyoJakarta.com, warganet tampak memberikan respons beragam.
"Sy membayangkan ngeri bunda. Daerah saya lg banyak2nya kena DB. Apa nyamuk tsb menjamin tidak ada DB lagi? Atau malah timbul penyakit baru?," komentar akun @hes***
"Ibu sebagai dr ahli dan tau jalur2 hendaknya menegur Pemerintah di banding kami masyarakat biasa, tolong bantu sebelum terjadi malapetaka besar," komentar akun @mu***
Baca Juga: Jadi Polemik, Benarkah Gigitan Nyamuk Wolbachia Berbahaya? Berikut Penjelasan Guru Besar Unair
"Sampai sini paham kan kenapa Menkes nya bukan Dokter yang kredibel," komentar akun @nu***
"Lantas nanti Presiden siapa yang akan aku pilih yang benar2 mementingkan kesejahteraan rakyat daripada pribadinya sendiri," komentar akun @nur***