AYOJAKARTA.COM - Seorang ibu dan bayinya yang berusia 4 bulan asal Pangalengan, Bandung, mengalami kejadian menyedihkan saat mudik ke Ciamis, Jawa Barat.
Keduanya ditinggalkan oleh sang suami di Masjid Besar Ciawi, Tasikmalaya pada Selasa pagi.
Berdasarkan keterangan sang ibu, mereka berangkat pada Senin sore dari Pangalengan, Bandung, dengan dibonceng menggunakan sepeda motor roda dua oleh suaminya.
Namun di tengah perjalanan, entah karena alasan apa, suaminya tega meninggalkan istri dan anaknya.
Baca Juga: Sejarah dan Keutamaan Idul Fitri Sejak Zaman Rasulullah SAW
Ibu tersebut sempat beristirahat dan menginap di masjid Kaum Ciawi.
"Kebetulan pada waktu tadi malam jam 00.00 itu sampai mungkin mendekati jam 00.30, ibu bangun sudah menemukan suaminya sudah tidak ada," jelas AKP Asep Saefulloh, Kapos Terpadu Ampera Polres Tasikmalaya Kota.
Ketika ditanya apakah ada percekcokan rumah tangga, sang ibu menegaskan bahwa tidak ada masalah sama sekali sebelumnya dan mereka berangkat dalam keadaan baik-baik saja.
"Si ibu menerangkan bahwa tidak sama sekali ada percekcokan rumah tangga. Berangkat baik-baik karena dia juga sayang kepada anaknya. Tidak tahu setelahnya di perjalanan terjadi seperti ini meninggalkan anak dan istrinya," tambah AKP Asep Saefulloh.
Baca Juga: Sepi Auto Nyaman, 7 Tempat Wisata Jakarta Wajib Dikunjungi Libur Lebaran 2025
Peristiwa ini bermula saat anggota Polsek Ciawi yang tengah melakukan patroli melihat sang ibu menggendong anak dengan mata berkaca-kaca dan sontak menghampirinya.
Ibu tersebut mengaku selesai beristirahat usai ditinggalkan suaminya dan berencana melapor ke Polsek Ciawi untuk meminta pertolongan.
"Mendapatkan informasi dari anggota Polsek Ciawi yang sedang melaksanakan patroli bertemu dengan ibu-ibu yang sedang menggendong anak bayi usia diperkirakan 4 bulan. Bertanya kepada anggota mau ke posek yang terdekat. Kebetulan anggota tersebut pada waktu patroli menyerahkan kepada kami ke pos terpadu Ampera," jelas AKP Asep Saefulloh.
Petugas kepolisian kemudian menggali informasi dan mengetahui bahwa sang ibu berangkat dari Pangalengan untuk mudik ke Ciamis.
Masalah semakin kompleks karena sang ibu ternyata tidak tahu persis alamat tujuan di Ciamis karena itu merupakan kampung suaminya.
"Si ibunya juga tidak tahu tujuan ke Ciamis karena mungkin suaminya yang tahu keluarga suaminya. Sehingga kami juga mengantarkan si ibu kembali ke daerah asal ke Pengalengan, Bandung," tegas AKP Asep Saefulloh.
Melihat kondisi ibu dan bayi yang memprihatinkan, AKP Asep Saefulloh bersama timnya langsung memberikan bantuan kemanusiaan.
"Kami juga mengambil inisiatif memfasilitasi karena bayinya kasihan mau menyusui susunya pakai susu sambung dan ibunya juga mungkin belum makan. Ini kami sudah memfasilitasi kegiatan tersebut demi kemanusiaan," ungkap AKP Asep Saefulloh.
Baca Juga: Niat Puasa Syawal Bacaan Arab-Latin dan Artinya, Serta Keutamaannya
Awalnya, ibu tersebut hendak diantar menggunakan transportasi umum namun tidak mendapatkan tiket karena penuh.
Akhirnya AKP Asep Saefulloh dan timnya memutuskan untuk mengantarkan ibu dan anak tersebut kembali ke Pangalengan menggunakan mobil travel lantaran sang ibu tidak tahu jalan ke kampung suaminya di Ciamis.
"Kami juga mengantarkan si ibu kembali ke daerah asal ke Pengalengan, Bandung, dengan mempergunakan travel," tambah AKP Asep Saefulloh.
Selain mengantarkan ibu dan anak tersebut, polisi juga memberikan makanan dan susu karena wanita itu mengaku tak membawa uang sepeser pun.
Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab aparat kepolisian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, terutama di masa arus mudik lebaran.***