AYOJAKARTA.COM - Berdasarkan hasil sidang isbat yang digelar oleh Kementerian Agama (Kemenag) pada Sabtu (29/3/2025), Hari Raya Idul Fitri 2025 jatuh pada hari ini Senin (31/3/2025).
Di hari ini, umat Islam akhirnya sampai pada hari kemenangan setelah satu bulan berpuasa pada bulan Ramadan.
Datangnya Hari Raya Idul Fitri adalah momen kegembiraan dan refleksi mendalam bagi umat Islam.
Tentunya perayaan Lebaran ini juga menjadi salah satu momen bersejarah dalam kalender Islam.
Bukan hanya sekadar perayaan, Idul Fitri ini juga sebagai simbol penghormatan terhadap nilai-nilai spiritual dan sejarah yang kaya dalam agama Islam.
Lantas seperti apa sebenarnya sejarah dari Hari Raya Idul Fitri sejak zaman Rasulullah SAW?
Berikut penjelasannya dikutip dari lampung.nu.or.id, Senin (31/3/2025):
Sejarah Idul Fitri tak lepas dari dua peristiwa penting dalam Islam yakni perang badar dan hari raya masyarakat jahiliyah.
Baca Juga: Keseruan Lebaran di Turki yang Penuh Kehangatan saat Idul Fitri, Begitu Juga di 4 Negara Ini
Awal mula dilaksanakan Idul Fitri adalah pada tahun ke 2 Hijriah.
Waktu itu bertepatan dengan kemenangan kaum muslimin dalam perang badar.
Kemenangan perang badar ini menjadi sejarah bahwa di balik perayaan Idul Fitri ada histeria dan perjuangan para sahabat untuk meraih kemenangan.
Setelah kemenangan itu, secara tidak langsung mereka merayakan dua kemenangan yakni atas dirinya yang berhasil puasa satu bulan dan kemenangan perang badar.
Sebelum Islam datang, kaum Arab jahiliyah memiliki dua hari raya.
Hari raya ini tak lepas dari tradisi orang jahiliyah yang mempunyai kebiasaan untuk bermain dalam dua hari.
Kemudian dua hari itu diganti menjadi hari baik oleh Rasulullah SAW.
Dan perayaan tersebut yaitu Idul Fitri dan Idul Adha. Rasulullah SAW bersabda:
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ قَالَ كَانَ لِأَهْلِ الْجَاهِلِيَّةِ يَوْمَانِ فِي كُلِّ سَنَةٍ يَلْعَبُونَ فِيهِمَا فَلَمَّا قَدِمَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمَدِينَةَ قَالَ كَانَ لَكُمْ يَوْمَانِ تَلْعَبُونَ فِيهِمَا وَقَدْ أَبْدَلَكُمْ اللَّهُ بِهِمَا خَيْرًا مِنْهُمَا يَوْمَ الْفِطْرِ وَيَوْمَ الْأَضْحَى
Artinya
"Dari Anas bin Malik, Rasulullah ﷺ bersabda, kaum jahiliyah dalam setiap tahunnya memiliki dua hari yang digunakan untuk bermain, ketika Nabi Muhammad ﷺ datang ke Madinah, Rasulullah bersabda: kalian memiliki dua hari yang biasa digunakan bermain, sesungguhnya Allah telah mengganti dua hari itu dengan hari yang lebih baik, yaitu Idul Fitri dan Idul Adha (HR Abu Dawud dan an-Nasa’i)."
Baca Juga: Lafadz Bacaan Takbiran Hari Raya Idul Fitri Dua Versi Panjang dan Pendek Serta Maknanya
Lantas apa saja keutamaan dari Idul Fitri?
Keutamaan dari hari raya besar umat Islam ini tidak hanya sebuah momen atas kemenangan menahan diri dari makan dan minum atau dari berbagai pekerjaan yang bisa mencederai pahala puasa.
Sebab, Idul Fitri adalah hari yang patur untuk dibanggakan karena Allah SWT menjanjikan ampunan bagi orang-orang yang melaksanakan ibada salat Hari Raya Idul Fitri.
Rasulullah SAW bersabda:
عَنْ ابنِ مَسْعُوْد عَنِ النَّبِي ﷺ أَنَّهُ قَالَ اِذَا صَامُوْا شَهْرَ رَمَضَانَ وَخَرَجُوْا اِلَى عِيْدِهِمْ يَقُوْلُ اللهُ تَعَالىَ: يَا مَلاَئِكَتِيْ كُلُّ عَامِلٍ يَطْلُبُ أَجْرَهُ وَعِبَادِيْ اللَّذِيْنَ صَامُوْا شَهْرَهُمْ وَخَرَجُوْا اِلَى عِيْدِهِمْ يَطْلُبُوْنَ أُجُوْرَهُمْ أَشْهِدُوْا أَنِّي قَدْ غَفَرْتُ لَهُمْ. فَيُنَادِي مُنَادٍ يَا أُمَّةَ مُحَمَّدٍ اِرْجِعُوْا اِلَى مَنَازِلِكُمْ قَدْ بَدَلْتُ سَيِّئَاتِكُمْ حَسَنَاتٍ. فَيَقُوْلُ اللهُ تَعَالَى: يَا عِبَادِيْ صُمْتُمْ لِيْ وَأَفْطَرْتُمْ لِيْ فَقُوْمُوْا مَغْفُوْرًا لَكُمْ.
Artinya:
Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud dari Nabi Muhammad ﷺ, bahwa Nabi bersabda: ketika umat Nabi melaksanakan puasa pada bulan Ramadhan dan mereka keluar untuk melaksanakan shalat Idul Fitri, maka Allah berfirman: wahai Malaikatku, setiap yang telah bekerja akan mendapatkan upahnya. Dan hamba-hambaku yang telah melaksanakan puasa Ramadhan dan keluar rumah untuk melakukan shalat Idul Fitri, serta memohon upah (dari ibadah) mereka, maka saksikanlah bahwa sesungguhnya aku telah memaafkan mereka. Kemudian ada yang berseru, ‘wahai umat Muhammad, kembalilah ke rumah-rumah kalian, aku telah menggantikan keburukan kalian dengan kebaikan’. Maka Allah swt berfirman: wahai hamba-hamba-Ku, kalian berpuasa untukku dan berbuka untukku, maka tegaklah kalian dengan mendapatkan ampunan-Ku terhadap kalian.***

Share this article
Berikut adalah sejarah dan keutamaan dari Hari Raya Idul Fitri yang terjadi sejak zaman Rasulullah SAW.