AYOJAKARTA.COM - Belakangan kasus Covid-19 di berbagai belahan dunia diinformasikan kembali mengalami peningkatan.
Penyebab virus Covid-19 ini kembali mengalami peningkatan diakibatkan oleh adanya varian baru dari SARS-CoV-1, yakni JN.1.
Tentunya, kondisi ini cukup meresahkan dan membuat masyarakat khawatir apalagi Kemenkes mengungkapkan jika Covid-19 varian JN.1 ini sudah masuk ke Indonesia.
Baca Juga: COVID-19 Varian JN.1 Masih Level Aman, Ini Imbauan dari Kemenkes
Sebagai informasi, Covid-19 JN.1 merupakan turunan dari omicron yang memiliki sifat dasar cepat menular namun untuk fatalitasnya rendah.
“Strain yang sekarang mulai banyak muncul itu adalah dari yang JN.1 itu, dimana ini merupakan variannya dari omicron,” terang Imran Pambudi selaku Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Kemenkes dikutip dari laman Republika.co.id pada Selasa (19/12/23).
Lebih lanjut, “Ini beda sifatnya dan yang sekarang ini memang ada perubahan-perubahan kecil tetapi strainnya tetap dari trahnya omicron. Kalau turunannya masih dari omicron itu sifatnya tidak ganas.”
Baca Juga: Ini Dia Gejala Covid JN.1 Varian Baru yang Dominan di Indonesia hingga Tahun 2024, Sudah Tahu?
Meski begitu, tetap saja masyarakat perlu meningkatkan serta melakukan kewaspadaan terhadap varian covid tersebut.
“Tetap kita harus tetap waspada,” ujar Imran.
“Itu saja yang harus kita lakukan kemudian kita juga terus memantau perkembangannya,” imbuhnya.
Baca Juga: Terdeteksi 318 Kasus Baru Covid-19! 4 Langkah Mudah Aman Liburan Natal dan Tahun Baru
Lantas, adakah langkah antisipasi yang dapat dilakukan oleh masyarakat untuk pencegahan terpapar virus Covid-19 varian JN.1. tersebut?
Disampaikan oleh Cleveland Clinic menyebutkan jika prebiotic merupakan salah satu cara meningkatkan perlindungan diri agar tidak terpapar Virus Covid-19 varian JN.1.
Prebiotik sendiri disinyalir bisa meningkatkan perlindungan diri dari risiko Covid-19 varian JN.1. karena mengandung bakteri dan ragi hidup yang bisa memberi manfaat baik untuk tubuh.
Hal ini dapat terjadi karena prebiotik turut berperan dalam membantu regulasi respon imun dalam tubuh.
Bahkan dalam studi terbaru Clinical Nutrition disebutkan pula bahwa dengan mengkonsumsi prebiotic bisa jadi salah satu alternatif yang mudah sekaligus murah untuk menunda infeksi dan juga menekan gejala dari Covid-19.
Tak hanya itu saja, manfaat dari probiotik ini juga bisa dirasakan oleh individu yang belum vaksin Covid-19.
Seperti yang diungkapkan oleh salah satu Ketua tim peneliti dari Departemen Anestesiologi di Duke Health, Dr Paul Wischmeyer yang dilansir Times Now News pada Kamis (21/12/23).
“Sejak sebelum Covid-19, sudah ada bukti kuat bahwa probiotik bersifat protektif dalam melawan infeksi pernapasan," ujar Dr Paul Wischmeyer.***