AYOJAKARTA.COM –Memasuki hari ke 44 perang di Palestina, fasilitas kesehatan Rumah Sakit Indonesia yang berada di Gaza ikut menjadi sasaran.
Akibat serangan membabi-buta ke Rumah Sakit Indonesia tersebut, sebanyak 12 warga sipil Palestina menjadi korban hingga mengundang sejumlah reaksi.
Selain menewaskan 12 orang warga sipil, serangan ke Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina juga membuat tiga orang WNI kehilangan kontak.
Sehubungan dengan adanya serangan ke Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina, Menteri Luar Negeri Indonesia Retno Marsudi angkat bicara.
Melalui keterangan resminya, Menlu menyatakan serangan yang dilakukan ke Rumah Sakit Indonesia di kota Gaza, Palestina sebagai bentuk pelanggaran kemanusiaan.
Dalam pernyataan resminya, Menlu menjelaskan sejumlah upaya yang telah dilakukan untuk mengetahui perkembangan situasi yang terjadi di RS Indonesia via UN RoA.
“Dan memperoleh jawab bahwa UN ROA juga tidak dapat melakukan kontak dengan siapapun di RS Indonesia saat ini,” ujar Menlu.
Selain UN ROA, Menlu Retno juga melakukan upaya lain dengan menghubungi WHO serta Palang Merah Internasional, namun belum membuahkan hasil.
“Saya akan terus berusaha menghubungi berbagai pihak guna memperoleh informasi terkait RS Indonesia dan keselamatan tiga WNI,” imbuhnya.
Langkah lain yang dilakukan Menlu Retno adalah dengan mengupayakan gencatan senjata melalui sejumlah Menlu di Liga Arab.
Baca Juga: Breaking News: Israel Setuju Gencatan Senjata di Gaza Sementara dan Pembebasan Sandera
Terkait dengan upaya menjalankan perdamaian di dunia, Presiden Joko Widodo juga sempat mengunjungi Presiden Amerika Serikat Joe Biden.
Dalam pertemuan bilateral tersebut, Presiden Joko Widodo berharap agar Amerika mengambil peran guna mewujudkan resolusi gencatan senjata di Gaza.
Pernyataan terkait langkah resolusi gencatan senjata dan serangan ke RS Indonesia juga ditanggapi oleh Menko Polhukam Mahfud MD.
Dalam keterangannya kepada awak media, Menko meminta agar seluruh negara yang tergabung dalam Perserikatan Bangsa-Bangsa ikut terlibat.
“PBB itu supaya segera mengeluarkan resolusi, agar serangan-serangan dihentikan dari kedua belah pihak, demi kemanusiaan,” ungkap Mahfud.
Sehubungan dengan agresi yang dilakukan ke Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Palestina; Presiden Joe Biden meminta pihak penyerang untuk menyudahi serangan.
Dalam keterangan yang disampaikan kepada jurnalis setempat, Biden berharap agar para rival Palestina tidak mengganggu rumah sakit.
“Harapan saya bahwa akan ada tindakan yang tidak terlalu mengganggu rumah sakit,” ungkap Biden di hadapan Jurnalis.
Demikian seperti dikutip Ayojakarta pada Rabu, 22 November 2023 dari kanal Youtube Kompas TV. ***