News

Santer Disebut Pindah ke Golkar, Begini Kata Gibran Rakabuming Raka

Oleh: Arifina Cahyanti Firdausi Selasa 17 Okt 2023, 19:41 WIB
Gibran Rakabuming Raka

AYOJAKARTA.COM - Sosok Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka santer disebut bakal pindah untuk bergabung ke Partai Golkar.

Isu tersebut mencuat setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan gugatan batas usia pendaftar capres-cawapres 40 tahun atau berpengalaman sebagai kepala daerah.

Gibran Rakabuming Raka belakangan ini memang disebut bakal mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2024 sebagai cawapres.

Dikutip ayojakarta.com dari YouTube KOMPASTV pada Selasa (17/10/2023), Gibran Rakabuming Raka membantah terkait isu dirinya yang akan pindah ke Partai Golkar.

"Siapa yang bilang? Tanya di Jakarta, tanya yang bikin isu," kata Gibran Rakabuming Raka.

Baca Juga: Respons Ganjar Pranowo Terkait Putusan MK Soal Syarat Capres-Cawapres

Gibran Rakabuming Raka saat ini mengaku masih menjalin komunikasi dengan berbagai partai politik (parpol), termasuk Partai Golkar.

Tetapi, ia menegaskan tak pernah ada pembahasan mengenai kemungkinan dirinya akan bergabung dengan Partai Golkar.

Gibran Rakabuming Raka juga menegaskan dirinya masih berada di PDIP.

"Kalau komunikasi saya pasti komunikasi, tapi tidak dengan yang ini tadi. Saya kan tetap menjaga silaturahmi dengan siapapun. Ya (masih di PDIP, red)," jelasnya.

Baca Juga: Profil Almas Tsaqibirru Pemenang Gugatan MK, Ternyata Mahasiswa UNSA dan Fans Gibran Rakabuming!

Sementara itu, Ketua DPP Partai Golkar Lamhot Sinaga mengungkapkan pihaknya membuka pintu untuk Gibran Rakabuming Raka jika akan berpindah menjadi kader untuk partainya.

"Kalau Mas Gibran mau gabung Golkar ya tentu welcome dong. Siapa saja bisa gabung dengan Golkar," ujar Lamhot Sinaga.

Bukan hanya isu Gibran Rakabuming Raka bakal berpindah ke Golkar, namun dirinya yang bakal menjadi cawapres pendamping Prabowo Subianto di Pilpres 2024 juga semakin menguat.

Hal itu seiring dengan sudah dibukanya peluang untuk bakal capres-cawapres yang menjadi kepala daerah diperbolehkan mendaftarkan diri.

Namun hingga saat ini, kubu Koalisi Indonesia Maju (KIM) masih belum mengumumkan siapa yang akan resmi mendampingi Prabowo Subianto di Pilpres 2024 mendatang.***

Reporter Arifina Cahyanti Firdausi
Editor Fathul Amanah