AYOJAKARTA.COM – Usai tersangkut kasus korupsi di Kementerian Pertanian, politisi partai Nasdem Syahrul Yasin Limpo mengundurkan diri dari jabatannya.
Mundurnya Syahrul Yasin Limpo dari jabatan Mentan, diakui agar proses hukum yang menjeratnya bisa berjalan dengan lancar.
Pernyataan tersebut disampaikan Syahrul Yasin Limpo usai memberikan surat pengunduran dirinya melalui Mensesneg.
Baca Juga: Syahrul Yasin Limpo Siap Hadapi Proses Hukum, Pasca Pengunduran Dirinya sebagai Mentan
“Alasan saya mengundurkan diri adalah ada proses hukum yang saya hadapi, dan saya harus siap menghadapi secara serius,” ungkap Syahrul di hadapan awak media.
Selain itu, dalam keterangannya Syahrul Yasin juga meminta agar publik tidak tergesa-gesa menghakiminya hingga proses hukum berlangsung.
Mengaku siap menghadapi semua proses hukum, Syahrul Yasin juga menyebut bahwa harga diri sebagai Orang Bugis lebih tinggi dari jabatan.
Karena itu, Syahrul Yasin Limpo menyatakan kesiap-sediaannya untuk bertanggung jawab secara hukum.
Pengunduran diri yang dilakukan Syahrul diketahui juga merupakan instruksi yang diberikan oleh Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh.
“Saya sudah menerima laporan dari Bung Syahrul, atas nama DPP saya menyatakan segera menghadap Presiden sampaikan surat pengunduran diri sebagai Mentan,” jelasnya.
Baca Juga: Sempat Bilang Bakal Bubarkan NasDem Bila Kader Korupsi, Surya Paloh Ingkar Janji?
Lebih lanjut, Surya Paloh menjelaskan bahwa instruksi yang diberikan merupakan bentuk penghormatan atas proses hukum.
Sehingga dalam setiap proses yang dilakukan terkait kasus tersebut dapat diselesaikan Syahrul dengan penuh konsentrasi.
Sehubungan dengan surat pengunduran diri yang disampaikan Menteri Pertanian, Presiden Joko Widodo mengaku telah menerima dan menandatanganinya.
Baca Juga: Pesan PDIP untuk Kementerian Pertanian Setelah Syahrul Yasin Limpo Dikabarkan Jadi Tersangka
“Sudah diberikan dari Mensesneg surat pengunduran diri dari Pak Menteri Pertanian, sudah ditindaklanjuti sudah saya tanda tangani juga,” ungkap Presiden Joko Widodo.
Di sela penanganan kasus korupsi yang menjerat Menteri Pertanian, dunia maya dihebohkan dengan beredarnya foto Syahrul Yasin bersama Ketua KPK, Firli Bahuri.
Diduga foto yang beredar tersebut merupakan bukti pemerasan yang dilakukan Ketua KPK terhadap Syahrul Yasin Limpo.
Terkait beredarnya foto tersebut, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron mengkonfirmasi bahwa dirinya tidak tahu dan mempersilahkan untuk bertanya langsung ke yang bersangkutan.
Menyikapi proses yang dilakukan KPK atas dugaan kasus korupsi di Kementerian Pertanian, Mantan Komisioner KPK Saut Situmorang memberi tanggapan.
Menurutnya proses yang dilakukan terkait kasus di Kementerian Pertanian terbilang tidak lazim atau aneh.
Baca Juga: Mentan SYL Mengundurkan Diri Imbas Dugaan Kasus Korupsi di Kementan
Saut menilai adanya sejumlah perbedaan cara kerja yang dilakukan KPK saat ini dengan masa sebelumnya, membuat hal tersebut patut dipertanyakan.
“Ini kita lihat panggung depannya, panggung belakangnya kita tidak tahu ada apa,” ujar Saut dikutip Ayojakarta pada Jumat, 6 Oktober 2023 dari Kompas TV. ***