AYOJAKARTA.COM -- Syahrul Yasin Limpo mendatangi kantor Sekretariat Negara. Untuk menyerahkan surat pengunduran dirinya sebagai Menteri, Kamis (5/10/2023).
Saat itu, Syahrul Yasin Limpo pun didampingi oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.
Syahrul Yasin Limpo menyerahkan surat pengunduran dirinya sebagai menteri pertanian kepada Presiden Joko Widodo, melalui mensesneg pratikno.
Baca Juga: Tes IQ Cuma 10 Detik: Hanya Orang dengan Observasi Tinggi yang Dapat Melihat Petani di Gambar Ini
“Meminta waktu pada bapak Presiden dan diberi kesempatan melalui mensesneg pratikno, untuk menyampaikan usulan dan surat pengunduran diri saya,” ujar Yasin Limpo, dikutip Ayojakarta.com dari kanal Youtube tvOneNews, Jumat (6/10/2023).
Ia menyebutkan alasan dirinya mengundurkan diri sebagai menteri karena ada proses hukum yang harus dihadapi secara serius.
Selama ia menjalankan proses hukum, Yasin berharap tidak ada stigma yang dapat menghakiminya. Ia pun telah menyerahkan segala keputusan pada proses hukum yang berlaku.
Yasin Limpo menuturkan bahwa keputusannya untuk mundur sebagai menteri merupakan hal yang tidak akan pernah ia sesali.
Ia mengaku, memegang teguh kepercayaan daerahnya, untuk mengutamakan harga diri dibandingkan pangkat dan jabatan.
“Saya orang Bugis Makassar dan rasanya harga diri jauh lebih tinggi dari pada pangkat maupun jabatan. Biar saya hadapi dan beri saya kesempatan dan membuktikan bahwa saya terbiasa urus rakyat,” katanya.
Saat ini KPK masih mengusut tiga perkara pengaduan adanya korupsi di Kementerian Pertanian, yang melibatkan namanya.
Namun, Yasin Limpo mengaku sampai saat ini belum mendapatkan panggilan resmi dari KPK. Meski demikian, ia siap bertanggung jawab dan menghadapi proses hukum.

Share this article
Syahrul Yasin Limpo menyerahkan surat pengunduran dirinya sebagai menteri pertanian kepada Presiden Joko Widodo, melalui mensesneg pratikno.