News

Surya Paloh Koreksi Janji Jika Kadernya Korupsi Maka NasDem akan Dibubarkan

Oleh: Francisca Wuri Sulistyowati,ST Jumat 06 Okt 2023, 14:10 WIB
Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh

AYOJAKARTA.COM - Ketua Umum Partai Nasional Demokrat (NasDem) mengoreksi pernyataannya yang mengatakan bahwa dia akan membubarkan NasDem jika ditemukan kadernya melakukan korupsi.

Hal itu disampaikan kepada wartawan saat menanggapi kabar kasus korupsi yang menjerat kader NasDem sekaligus Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem, Jakarta Pusat, Kamis 5 Oktober 2023.

"Enggak demikian meaningnya, enggak ada, lebih tolol ketua umum partai mengatakan kalau ada kader partai yang korupsi partai dibubarkan, bodoh dia," katanya menanggapi pertanyaan wartawan Republika.co.id.

Baca Juga: Penuhi Undangan BRIN, Anies Baswedan: Anggaran Penelitian Untuk Riset Harus Terus Diberikan Peningkatan

Surya Paloh menjelaskan lebih lanjut apa yang dikatakannya pada 3 Juni 2015 saat pembekalan caleg jangan diartikan letter lux.

"Siapa menjamin kader partai itu penyusup bisa masuk jadi kader partai kita hari ini, dia melakukan perbuatan tercela. Kemudian pada anak-anak negeri ini yang datang dengan penuh cita-cita idealisme, pengabdian berjuang bersama di dalam satu partai harus menjadi korban karena satu dua, tiga orang yang tidak tepat. Nah itu tidak benar," katanya.

"Jadi saya intinya mengoreksi, bukan itu sesungguhnya," katanya lagi.

Pernyataan Surya Paloh ini merupakan buntut dari Mentan yang juga merupakan kader NasDem Syahrul Yasin Limpo yang menjadi sorotan karena diduga terlibat dalam kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian.

Baca Juga: Akui Elektabilitas Anies-Cak Imin Terdampak Kasus Hukum Yasin Limpo, Surya Paloh: Tapi Sejauh Mana?

Dugaan tersebut menguat setelah menggeledah rumah dinasnya di Jalan Widya Chandra, Jakarta Selatan beberapa waktu lalu.

Dalam penggeledahan itu, penyidik KPK selain menemukan uang miliaran rupiah juga mengamankan belasan pucuk senjata api.

Ketika rumah dinasnya tengah digeledah, Syahrul Yasin Limpo diketahui tengah berada di Eropa untuk menjalani tugas negara.

Setelah kembali ke Indonesia, Mentan Syahrul Yasin Limpo mengirimkan surat kepada Presiden Joko Widodo menyatakan dia mengundurkan dari jabatannya sebagai mentan untuk proses penyidikan.***

Reporter Francisca Wuri Sulistyowati,ST
Editor Fathul Amanah