AYOJAKARTA.COM - Bacapres dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan menyambangi Kantor Badan Riset dan Inovasi Negara atau BRIN pada, Kamis, (5/10/2023).
Di sana Anies Baswedan membicarakan masalah mengenai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di BRIN.
Anies Baswedan mengaku menerima undangan dari BRIN untuk Hadir dalam diskusi yang dilaksanakan pada 3-5 Oktober.
"Saya menerima undangan dari BRIN untuk Hadir dalam diskusi tajuknya temu tokoh 3-5 Oktober," ujar Anies Baswedan dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews, Jumat (6/10/2023).
Selain dirinya, Bacapres lain seperti Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto juga turut diundang.
Anies menyebut jika dirinya terpilih menjadi presiden, anggaran untuk riset BRIN akan dinaikkan.
Baca Juga: Pasca Deklarasi Anies Baswedan dan Cak Imin, Belum Beri Efek Positif di Jawa Timur
Anies lantas menceritakan apa saja hal yang dibahas dalam diskusi tersebut.
"Satu anggaran untuk riset yang secara proporsi kita sangat rendah dibandingkan dengan negara-negara lain. Kedua tentang aturan karier bagi peneliti," kata di kantor BRIN, Jalan Gatot Subroto, Kuningan Barat, Jakarta Selatan.
Dirinya menjelaskan bahwa kenaikkan anggaran tersebut akan dilaksanakan secara bertahap.
"Iya dan tentu kita merencanakan untuk menaikkan. Dan kenaikan menggradual, supaya bersamaan dengan peningkatan produktifitas di dalam bidang penelitian sehingga ini bisa meningkat," ucap Anies.
Anies menegaskan bahwa anggaran untuk penelitian perlu ditingkatkan. Menurutnya, inovasi dari para peneliti mampu mendorong Indonesia menjadi negara maju.
Anies menegaskan bahwa kenaikan anggaran untuk penelitian perlu ditingkatkan.
Baca Juga: Jengah Terus Dituding Khianati Prabowo Subianto, Anies Baswedan Beri Tanggapan Menohok
Karena inovasi dari para peneliti akan membawa Indonesia lebih maju ke depannya.
"Saya sampaikan bahwa anggaran untuk penelitian untuk riset itu memang harus terus di berikan peningkatan. Dan didorong untuk selalu melalukan inovasi karena itulah yang bisa membuat bangsa kita maju, berkembang kalau kita investasi di dalam kualitas manusia," kata Anies.
Menurut Anies, kualitas manusia ada tiga yakni kesehayan, pendidikan, dan kemampuan untuk riset.
"Kualitas manusia itu adalah satu kesehatan, kedua lewat pendidikan dan dalam unsur pendidikan adalah kemampuan untuk riset," sambungnya
Anies juga menyinggung soal aturan kepegawaian yang belum tentu cocok dengan peneliti.
Selain itu, Anies berhaharap bidang ilmu lainnya seperti ilmu sosial dan ilmu humaniora bisa diberikan kesempatan berkembang dan bisa dimanfaatkan oleh pemerintah.
" Kemudian juga disampaikan tentang bagaimana ilmu karena tadi yang berkumpul ilmu sosial, ilmu humaniora, bagaimana ilmu sosial dan humaniora itu bisa diberikan kesempatan berkembang dan bisa dimanfaatkan oleh pemerintah dan dimanfaatkan untuk pengembangan ilmu itu sendiri," ungkap Anies.***

Share this article
Dalam diskusi bersama BRIN, Anies Baswedan membicarakan masalah mengenai pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di BRIN.