AYOJAKARTA.COM -- Puluhan rumah di tiga kecamatan di Cianjur dilanda banjir bandang pada Sabtu malam.
Pada Sabtu malam, curah hujan di Cianjur, Jawa Barat yang sangat tinggi membuat debit air di sejumlah sungai meningkat drastis.
Salah satu yang terdampak adalah Sungai Ciharashas, alirannya mendadak meluap dan menggenangi rumah-rumah warga di sekitarnya.
Banjir bandang ini mengakibatkan puluhan rumah terendam dalam waktu singkat dan memaksa sebagian penduduk untuk segera mengungsi.
Menurut pengamatan petugas setempat, hujan lebat sejak sore hari menjadi faktor utama terjadinya banjir bandang.
Kondisi geografis wilayah Cianjur yang relatif rawan terhadap luapan air semakin memperparah dampak banjir ini.
Warga melaporkan bahwa arus banjir cukup deras sehingga menghambat akses ke beberapa jalan utama, mengakibatkan kesulitan dalam mobilisasi dan distribusi bantuan.
Baca Juga: 48 Jam Sukabumi Mencekam! 200 Jiwa Terjebak Banjir Ada Ibu Hamil, 1 Tewas hingga 5 Dinyatakan Hilang
Pihak berwenang segera merespons situasi darurat ini. Tim SAR, relawan, dan petugas dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah telah dikerahkan untuk mengevakuasi warga yang terjebak di daerah terdampak.
"Kami telah mengirimkan tim evakuasi ke daerah-daerah yang paling terdampak untuk membantu warga serta memberikan bantuan darurat," ujar Kepala BPBD Cianjur Asep Kusmana Wijaya.
Posko bantuan telah didirikan di beberapa titik strategis guna menyalurkan logistik dan informasi terkini kepada masyarakat.
Warga yang terdampak diimbau untuk mengikuti arahan petugas dan segera mengungsi ke tempat yang lebih aman.
Pemerintah setempat mengimbau agar warga tetap tenang dan selalu mengikuti informasi resmi melalui media massa dan akun sosial media pemerintah daerah.
Upaya perbaikan infrastruktur, termasuk sistem drainase, juga tengah diprioritaskan guna mengantisipasi kejadian serupa di masa mendatang.
Banjir bandang ini menjadi pengingat akan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah dalam menghadapi bencana alam.
Semoga dengan sinergi antara aparat dan warga, dampak bencana ini dapat diminimalisir dan bantuan segera sampai kepada yang membutuhkan.***