AYOJAKARTA.COM - Ratusan rumah di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, terendam banjir hingga ketinggian 2 meter akibat luapan Sungai Cibojong pada Kamis malam 6 Maret 2025.
Curah hujan tinggi yang mengguyur sejak Kamis siang hingga malam hari menyebabkan banjir di 18 kecamatan.
Perumahan Pratama Indah di Desa Bojong, Kecamatan Cikembar menjadi salah satu lokasi terparah dengan ketinggian air mencapai 1,5 hingga 2 meter.
Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan melakukan evakuasi menggunakan perahu karet untuk menyelamatkan warga, terutama anak-anak dan lansia.
"Berdasarkan laporan tim kami di lapangan dan laporan dari para camat, ada 18 kecamatan yang terdampak dari kejadian malam tadi, salah satunya di Cikembar, kemudian juga ada di Pelabuhan Ratu, wilayah Pejampangan, dan wilayah lainnya," ungkap Deden Sumpena, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sukabumi dikutip Ayojakarta.com dari YouTube MetroTV.
Selain banjir, hujan deras juga menyebabkan tanah longsor di beberapa titik yang mengakibatkan terputusnya akses jalan dan rusaknya infrastruktur.
Tiga jalur utama terputus, termasuk jalur menuju Pelabuhan Ratu, jalur tengah, dan jalur dari Pelabuhan Ratu menuju Jampang yang kini tidak bisa dilalui sama sekali karena jembatannya ambruk.
"Dari kecamatan Cikembar menuju Pelabuhan Ratu ada dua titik yang terkena longsoran sehingga jalan nasional sampai saat ini belum bisa dilalui.
Dari arah Pelabuhan ke Jampang juga ada jembatan yang terputus, dan jembatan itu satu-satunya akses sehingga akses dari Pelabuhan Ratu menuju daerah Jampang Kulon, Surade, Waluran, dan Cimas juga hari ini belum bisa diakses karena jembatannya amblas," jelas Deden.
Baca Juga: Keren dan Mewah, Begini Keunggulan dari TECNO SPARK Slim, Jadi HP Tertipis di Dunia!
Pihak PU Provinsi sedang melakukan pembersihan material longsor dengan harapan jalur bisa segera dibuka kembali.
Data sementara dari BPBD Kabupaten Sukabumi menyebutkan bahwa 116 kepala keluarga atau sekitar 204 jiwa terdampak banjir, dan 31 kepala keluarga atau 159 jiwa mengungsi.
Satu orang dilaporkan meninggal dunia di Kecamatan Simpenan, sementara tujuh warga masih dalam proses pencarian.***

Share this article
Tiga jalur utama terputus, termasuk jalur menuju Pelabuhan Ratu, jalur tengah, dan jalur dari Pelabuhan Ratu menuju Jampang