AYOJAKARTA.COM - Pimpinan Pondok Pesantren Al Zaytun, Panji Gumilang bergembira karena sedekah 1 Muharam atau 1 Suro diperkirakan mencapai Rp 2 miliar.
Sumbangan ini terdiri dari mata uang rupiah, dolar Amerika, dolar Singapura dan Ringgit Malaysia.
“Mata uang Indonesia yakni rupiah itu jumlahnya 1,914,545 ribu kalau dibahasakan Rp 1.914.545.000,” katanya dikutip AyoJakarta.com dari YouTube METRO TV, Minggu (23/7/2023).
“Lumayan kan, ternyata dari Amerika pun datang dolarnya itu. Dolar Amerika nggak terlalu banyak angkanya tapi nilainya cukup banyak kalau didolar Indonesiakan,” sambungnya.
Panji Gumilang menyebut bahwa ada sekitar 10.000 US dolar dan ada juga dolar Singapura senilai 2300 serta 20.200 ringgit Malaysia.
Pimpinan Ponpes Al Zaytun ini memutuskan untuk tidak menyimpan uang sumbangan tersebut di bank karena khawatir.
“Saya mengambil kebijakan bahwa uang ini jangan disimpan di bank. Mengapa? Karena bank sudah tidak bisa merahasiakan kekayaan nasabahnya yang disimpan di bank,” ungkapnya.
“Apa buktinya? Seluruh yang kita simpan di bank itu diumumkan bahwa rekeningnya sekian banyak, sekian banyak. Khususnya lagi rekeningnya Panji Gumilang diumumkan lagi ada Rp 15 triliun," tambahnya.
Baca Juga: Panji Gumilang Akhirnya Cabut Gugatan ke Mahfud MD, Pengacara Bongkar Alasannya
Panji Gumilang menyebut bahwa terkait dengan rekening-rekening yang diumumkan ke publik merupakan sesuatu yang sulit dimengerti.
Padahal menurutnya sebuah negara semestinya melindungi hak warga negara, akan tetapi ada sebuah badan negara yang mengaku sebagai Kementerian Polhukam mengumumkan hal tersebut sehingga menjadi konsumsi publik.
“Sehingga mengakibatkan hal-hal yang hiruk pikuk. Kemudian setelah hiruk pikuk itu dipulangkan kepada Panji Gumilang penyebabnya,” ujarnya.
Baca Juga: Panji Gumilang Cabut Gugatan ke Mahfud MD, Kini Justru Incar Ridwan Kamil, Kenapa?
“Inilah maka jangan percaya kepada bank untuk saat ini, karena tidak bisa menyimpan kekayaan nasabah tapi jangan pernah dana-dana kita ini disimpan di Swiss, jangan meniru orang-orang kaya Indonesia,” tambahnya.
Panji Gumilang mengungkapkan bahwa nantinya dana sumbangan atau sedekah 1 Suro tersebut akan disimpan secara tradisional tapi rasional dan tidak akan disimpan dalam bank.
“Maka dana yang kita terima ini tidak perlu kita simpan di bank, kembali kepada tradisional tapi rasional,” tandasnya.***