News

Kata PDIP Soal Kemungkinan Duet Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto serta Sebaliknya di Pilpres 2024 Mendatang

Oleh: Karseno AJ Sabtu 27 Mei 2023, 16:36 WIB
Kolase Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto

AYOJAKARTA.COM - Kabar adanya upaya Joko Widodo menduetkan pasangan Ganjar Pranowo dengan Prabowo Subianto dalam Pemilu 2024 masih terus berlangsung.

Meski kabar duet Ganjar Pranowo serta Prabowo Subianto belum pernah tersiar secara pasti, namun koalisi parpol hingga saat ini belum mencapai final.

Dengan mengacu pada kondisi tersebut, maka duet Ganjar Pranowo dengan Prabowo Subianto atau sebaliknya menjadi sebuah wacana yang bisa saja menjadi nyata.

Baca Juga: Anies Baswedan Canangkan Tiap Aspek Pembangunan di Masa Depan Perlu Penuhi Konsep Ini, Apakah Itu?

Suasana politik yang masih terbilang cair, memungkinkan setiap persoalan di kalangan intern parpol mengubah arah dan keputusan.

Pasalnya setiap koalisi parpol yang ada sampai dengan saat ini masih dalam proses pengerucutan kerjasama antar parpol.

Pernyataan tersebut sempat disampaikan Ahmad Basarah selaku Ketua DPP PDI Perjuangan dalam sebuah wawancara.

“Setelah mencapai ambang batas 20 persen, maka tahap berikutnya adalah pembicaraan mengenai siapa pasangan capres dan cawapresnya,” jelas Ahmad Basarah.

Baca Juga: Tanggapi Soal Aliran Dana Ke Parpol NasDem-Gerindra-PDIP, Mahfud MD: Itu Gosip Politik!

Sejak nama Ganjar Pranowo diputuskan sebagai calon presiden, langkah-langkah dan komunikasi politik masih terus dilakukan PDI Perjuangan termasuk dengan Gerindra.

Ahmad Basarah menambahkan, PDI Perjuangan masih mencoba menemukan formulasi terbaik terkait dengan komunikasi tersebut.

“Saya kira Partai Gerindra adalah salah satu partai politik yang secara intensif berkomunikasi dengan kami,” imbuh Ahmad Basarah.

Terkait dengan adanya rumor bahwa Joko Widodo masih mengupayakan duet antara Ganjar Pranowo dengan Prabowo Subianto, Ahmad Basarah memberi tanggapan.

Baca Juga: Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto Tanggapi Kritik BEM UI, Ungkap Jokowi Itu Milik Rakyat Indonesia!

Menurut Ahmad Basarah, pilihan Prabowo Subianto sebagai wakil bagi capres Ganjar Pranowo bukan merupakan hal mustahil untuk dilakukan.

Berkaca pada pengalaman sejarah, pada Pemilu tahun 2009 silam Prabowo Subianto juga pernah dipasangkan menjadi wakil dari Megawati Soekarnoputri.

“Pak Prabowo sendiri pernah menjadi cawapres Ibu Megawati di pilpres 2009, dari referensi sejarah itu saya kira tidak ada persoalan,” jelas Ahmad Basarah.

Baca Juga: Bantahan Gibran Usai Disebut Politikus PDIP Dia Menawarkan Datang ke DPP: Saya Ada Suratnya

Lebih lanjut Ahmad Basarah menjelaskan bahwa pakem politik PDI Perjuangan bisa bersinergi dengan kalangan manapun, baik militer ataupun tokoh Islam.

Ahmad Basarah menjelaskan, langkah-langkah dan kebijakan yang ditempuh oleh PDI Perjuangan memungkinnya untuk berkerjasama dengan kalangan manapun.

Berbeda dengan Ahmad Basarah, Hanta Yuda selaku Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia menilai perubahan politik saat ini berjalan sangat cepat.

Baca Juga: Waduh! Gibran Dipanggil DPP PDIP, Buntut Bertemu dengan Prabowo?

Masuknya nama Anies Baswedan dalam bursa pencalonan presiden pada Pemilu 2024, merupakan sebuah peristiwa mengejutkan.

Karena dengan masuknya nama Anies Baswedan, maka peta politik Indonesia mengalami pergeseran yang cukup signifikan.

Hanta Yuda menilai, duet pasangan Ganjar-Prabowo atau Prabowo-Ganjar bisa saja tidak akan berjalan karena masing-masing calon memiliki kekuatan sebanding.

Demikian seperti dikutip Ayojakarta pada Sabtu 27 Mei 2023 dari YouTube Kompas TV.***

Reporter Karseno AJ
Editor Fathul Amanah