AYOJAKARTA.COM - Pada milad Partai Keadilan Sejahtera, calon presiden Anies Baswedan sempat menyampaikan gagasan soal infrastruktur.
Menurut Anies Baswedan, menyeimbangkan komposisi antara jalan raya yang berbayar dengan yang tidak merupakan harapannya jika terpilih sebagai presiden.
Meskipun pidato politik yang sempat disampaikan Anies Baswedan tentang infrastruktur menjadi polemik, Sudirman Said menilai hal itu bukan merupakan kritik.
Sebagian kalangan tetap bersikeras bahwa pada masa pemerintahan Joko Widodo perkembangan infrastruktur sudah banyak berubah.
Baca Juga: Lepaskan Penat dari Rutinitas, Begini Cara Healing Anies Baswedan yang Menyenangkan!
Hal inilah yang membuat angka pertumbuhan infrastruktur di masa kepemimpinan SBY berbeda dengan Jokowi.
Dalam sejumlah pernyataan, bahkan Presiden Joko Widodo juga sering menyebut bahwa kenaikan infrastruktur meningkat 57 persen di luar Jawa.
Persentase angka tersebutlah yang kemudian melahirkan penilaian bahwa masyarakat Indonesia cukup puas dengan kinerja presiden Jokowi.
Sehubungan dengan penilaian tersebut, Anies Baswedan dalam sebuah siniar memberi penjelasan terkait maksud dari pidatonya.
Baca Juga: Anies Baswedan Mantap Tentukan Cawapres Pendampingnya untuk Menangkan Pilpres 2024, Siapa?
Menurutnya gagasan yang disampaikan terkait dengan infrastruktur merupakan bentuk harapannya bagi rakyat Indonesia, bukan sekedar koalisi pendukungnya.
“Kami berada di dalam kontestasi karena itu kita tawarkan kepada publik berencana memasukkan unsur keadilan di dalam semua kebijakan,” jelas Anies Baswedan.
Anies Baswedan juga menambahkan bahwa ia sangat bersyukur apabila ada kebijakan yang mengutamakan pemerataan.
Baca Juga: Kembali di Posisi Ketiga Survei Litbang Kompas, Ini Kata Anies Baswedan!
Gagasan semacam itu menurutnya sangat penting dilakukan agar kesetaraan antara masyarakat bisa berjalan dengan keadilan.
“Pengalaman saya di Jakarta, ketika bicara keadilan itu tidak boleh hanya konsep, keadilan itu harus diwujudkan,” imbuh Anies Baswedan.
Wujud keadilan yang dimaksud oleh Anies Baswedan bukan saja menyangkut persoalan hukum, lebih dari itu juga menyangkut setiap aspek.
Baca Juga: Singgung Soal Politik Pemerintahan Jokowi, Anies Baswedan: Negara Jangan Baperan!
Dalam mengelola kebutuhan-kebutuhan dasar, maka prinsip keadilan harus menjadi bagian dari bahan pertimbangan sebelum dijalankan.
“Misal kita mengelola taman, pertanyaannya apakah perencanaan di bidang pertamanan ini memenuhi prinsip keadilan?” terang Anies Baswedan.
Sebab dalam pelaksanaan sehari-hari, fakta yang sering didapatkan adalah adanya ketidakmerataan dalam perencanaan pembangunan.
Pemahaman atas konsep inilah yang kemudian melahirkan gagasan untuk membuat jalan memiliki nilai keadilan, baik bagi pejalan kaki sampai pengguna transportasi massal.
“Nah hal yang sama itu yang akan kita lakukan di berbagai sektor, skalanya nasional,” imbuh Anies Baswedan.
Selain infrastruktur aspek penting lain semisal kesehatan merupakan hal penting dilakukan bagi rakyat Indonesia.
“Setiap fase ada porsi, porsinya sekarang adalah memasukkan unsur keadilan dalam seluruh aspek mikro kebijakan,” pungkasnya.
Demikian seperti dikutip Ayojakarta pada Sabtu 27 Mei 2023 dari YouTube Anies Baswedan.***

Share this article
Berikut ini hal yang dicanangkan Anies Baswedan dalam pembangunan di masa depan, apakah itu? Simak di sini!