News

Masyarakat Indonesia Keluhkan Cuaca Panas yang Luar Biasa, BMKG Beri Penjelasan: Ada 5 Penyebab!

Oleh: Jasmi Anes Senin 24 Apr 2023, 17:48 WIB
Ilustrasi cuaca panas

AYOJAKARTA.COM - Masyarakat Indonesia keluhkan cuaca panas yang dirasakan begitu luar biasa akhir-akhir ini.

Panas matahari yang begitu terik dan udara yang terasa panas ternyata tidak hanya dirasakan warga jabodetabek saja.

Bahkan BMKG mengupdate suhu terpanas terjadi sampai saat ini mencapai 37,2 Derajat yang dicatat BMKG Wilayah 11 pada 17 April 2023.

Baca Juga: Peringatan Dini Cuaca 14-16 April 2023, Simak Daftar Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat hingga Disertai Petir

Untuk hari ini BMKG juga membagikan seputar indeks sinar UV di wilayah Indonesia yang pada pukul 12.00 dalam kategori very high (resiko bahaya tinggi.

Fenomena cuaca panas terik ini ternyata tidak hanya dialami negara Indonesia saja, namun ada beberapa negara Asia.

Seperti Bangladesh yang mengalami cuaca ter ekstrim hingga 51 derajat celcius, fenomena ini dinamakan hearwave aligas gelombang panas.

Baca Juga: Makanan yang Bisa Dikonsumsi di Cuaca Panas Jakarta, Bukan Es dan Tidak Hanya Buah Segar!

Untuk Indonesia sendiri sebenarnya tidak termasuk negara yang mengalami fenomena tersebut, namun suhu maksimum udara permukaan juga tergolong panas.

Dikutip AypJakarta.com dari laman Instagram BMKG @infobmkg ada lima penyebab suhu panas di Indonesia antara lain:

1. Dinamika atmosfer yang tidak biasa

Baca Juga: Ramadan Sebentar Lagi dan Cuaca Ekstrem Masih Membayangi, Simak Tips Berikut agar Tetap Sehat!

2. Suhu panas bulan April di wilayah Asia selatan secara klimatologis dipengaruhi oleh gerak semu matahari: lonjakan panas tahun 2023 terparah.

3. Tren pemanasan global dan perubahan iklim: gelombang panas "heatwave" semakin berisiko berpeluang terjadi 30 kali lebih sering.

4. Dominasi Monsun Australia: Indonesia memasuki musim kemarau.

Baca Juga: Rawan Bencana di Cuaca Ekstrem, Pemprov DKI Jakarta Lakukan Gebrakan Ini untuk Langkah Antisipasinya

5. Intensitas maksimum radiasi matahari pada kondisi cuaca cerah dan kurangnya tutupan awan.

Kondisi ini menyebabkan masyarakat Indonesia keluhkan betapa terik suhu dan udara yang melanda Indonesia akhir-akhir ini. ***

Reporter Jasmi Anes
Editor Desi Kris